JAMBERITA.COM – Masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir Provinsi Jambi diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jambi mendeteksi adanya potensi banjir pesisir atau banjir rob yang diprediksi terjadi pada 19 hingga 23 Mei mendatang.
Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Provinsi Jambi, Jaya Martuah Sinaga mengatakan, potensi banjir rob ini dipicu oleh fenomena astronomi Super New Moon, yaitu kombinasi antara fase bulan baru dan perigee (kondisi di mana posisi bulan berada pada titik terdekat dengan bumi).
"Fenomena ini menyebabkan peningkatan tinggi pasang air laut maksimum yang cukup signifikan kisaran 1,8 meter," ujarnya, Selasa (19/05/2026).
Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, lanjut Jaya, ada beberapa titik di wilayah pesisir Jambi yang masuk dalam zona rawan banjir rob, di antaranya Pesisir Tungkal, Mendahara Ilir, Sabak Timur, Nipah, dan Sadu.
Sementara itu, dampak dari peningkatan ketinggian air laut ini secara umum diprediksi akan mengganggu roda ekonomi dan aktivitas harian warga setempat.
"Beberapa sektor yang paling terdampak meliputi aktivitas kepelabuhanan, yaitu terganggunya proses bongkar muat barang di pelabuhan. Lalu pemukiman warga, seperti potensi genangan air yang masuk ke area rumah-rumah di pesisir. Dan sektor perikanan, adanya gangguan pada aktivitas perikanan darat atau tambak di sekitar pantai," terang Jaya.
Oleh karenanya, BMKG mengimbau agar masyarakat tidak panik namun tetap meningkatkan kesiapsiagaan.
"Masyarakat diimbau untuk selalu mewaspadai peningkatan air laut dan terus memantau informasi terkini mengenai cuaca serta pasang surut air laut. Utamakan keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Warga juga diminta untuk segera berkoordinasi dengan pihak terkait di wilayah masing-masing jika air mulai menggenangi pemukiman dalam skala yang membahayakan," pungkasnya. (tts)
SAH Tinjau Lokasi Penghapusbukuan Aset untuk Dukung Pembangunan SUTET Listrik PLN
Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Dermaga Apung Ambruk di Tanjung Senjulang
Kabar Duka : Mantan Rektor UNJA Dua Periode Dr H Kemas Arsyad Somad Tutup Usia
Jambi Percepat Pengakuan Hutan Adat, Sekda Sudirman Tegaskan Komitmen Menuju 1,4 Juta Hektar Nusanta
Hadiri Dies Natalis dan Wisuda UNJA, Wagub Sani Tekankan Peran Kampus dalam Pembangunan
Lampaui Target RPJMD Al Haris-Sani, Indeks Reformasi Birokrasi Pemprov Jambi Tembus Kategori A-
Kabar Duka : Mantan Rektor UNJA Dua Periode Dr H Kemas Arsyad Somad Tutup Usia



