SAH Sebut Era Prabowo Menjadi Tonggak Kemerdekaan Petani Indonesia



Rabu, 05 Agustus 2026 - 17:22:49 WIB



JAMBERITA.COM– Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, M.M. (SAH), menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah membuka babak baru pembangunan pertanian nasional. Menurutnya, berbagai kebijakan yang berpihak kepada sektor pertanian menjadi tonggak lahirnya kemerdekaan petani Indonesia, yaitu kondisi ketika petani memperoleh perlindungan, kepastian usaha, akses terhadap sarana produksi, dan kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan.

Tokoh yang juga menjabat sebagai Ketua HKTI Provinsi Jambi dan dikenal sebagai Bapak Beasiswa Jambi itu mengatakan, makna kemerdekaan bagi petani tidak hanya diperingati setiap bulan Agustus, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kebijakan yang benar-benar memberikan manfaat bagi para petani.

"Presiden Prabowo menempatkan pertanian sebagai sektor strategis bangsa. Ketika pemerintah memperkuat ketahanan pangan, memperbaiki distribusi pupuk, membangun infrastruktur pertanian, mendorong mekanisasi, dan meningkatkan kesejahteraan petani, maka itulah makna kemerdekaan yang sesungguhnya bagi petani Indonesia," ujar SAH.

Menurut SAH, selama ini petani sering menghadapi berbagai tantangan, mulai dari fluktuasi harga hasil panen, keterbatasan sarana produksi, hingga persoalan distribusi. Karena itu, keberpihakan pemerintah terhadap sektor pertanian menjadi faktor penting dalam menciptakan kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Ia menilai visi Presiden Prabowo untuk mewujudkan swasembada pangan tidak dapat dipisahkan dari upaya memuliakan petani sebagai ujung tombak ketahanan nasional. Sebab, tanpa petani yang kuat dan sejahtera, cita-cita menjadikan Indonesia sebagai negara yang mandiri di bidang pangan akan sulit diwujudkan.

"Petani adalah pejuang pangan bangsa. Mereka bukan hanya menghasilkan beras, jagung, atau komoditas pertanian lainnya, tetapi juga menjaga kedaulatan negara. Karena itu, sudah sewajarnya mereka memperoleh perhatian dan penghargaan yang lebih besar," tegasnya.

SAH juga mengajak seluruh kader Partai Gerindra di Provinsi Jambi untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendampingi petani, menyerap aspirasi mereka, serta memastikan berbagai program pemerintah dapat dirasakan hingga ke pelosok desa.

Menurutnya, semangat kemerdekaan harus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun sektor pertanian yang modern, produktif, dan berkelanjutan.

"Jika petani merdeka, maka pangan akan berdaulat. Jika pangan berdaulat, Indonesia akan semakin kuat. Itulah cita-cita besar Presiden Prabowo yang harus kita dukung bersama demi masa depan bangsa," tutupnya.(*)





Artikel Rekomendasi