Perjuangan Lintas Negara! Mahasiswi UNJA Asal Pakistan Lulus Cum Laude IPK 3,98 Ini Pesan Menohoknya



Kamis, 03 September 2026 - 18:53:55 WIB



Foto : Mahasiswi Universitas Jambi (UNJA), Asal Pakistan Sadia Amjad.
Foto : Mahasiswi Universitas Jambi (UNJA), Asal Pakistan Sadia Amjad.

JAMBERITA.COM - Menempuh jarak ribuan kilometer dari kampung halamannya di Pakistan demi menimba ilmu di Universitas Jambi (UNJA), Sadia Amjad membuktikan bahwa perbedaan bahasa dan budaya bukan penghalang untuk meraih prestasi tertinggi. Mahasiswi Program Studi Peternakan dan Ilmu Ternak ini resmi menyelesaikan studinya dengan predikat cum laude dan IPK nyaris sempurna, yakni 3,98.

Sejak awal menginjakkan kaki di Indonesia, Sadia dituntut beradaptasi dengan lingkungan baru yang asing baginya. Namun, kecintaannya pada riset nutrisi ternak dan pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan alternatif berkelanjutan mendorongnya untuk terus bertahan dan memberikan yang terbaik.

Menariknya, raihan IPK fantastis tersebut bukanlah tujuan utama yang ia patok sejak awal. Bagi Sadia, esensi utama dari pendidikan adalah pemahaman mendalam dan proses pembelajaran yang bermakna.

"Tujuan utama saya adalah melakukan yang terbaik dan memperoleh ilmu yang bermakna. Predikat cum laude menjadi salah satu hasil dari komitmen, konsistensi, dan kerja keras selama menjalani pendidikan,” ujar Sadia.

Kunci keberhasilannya terletak pada manajemen waktu yang ketat, target harian yang realistis, serta disiplin belajar secara konsisten dibanding sistem kejar semalam. Pascalulus, Sadia berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan berfokus pada karier penelitian pertanian berkelanjutan.

Di akhir perjalanannya di UNJA, mahasiswi berprestasi ini menitipkan pesan mendalam yang relevan bagi seluruh mahasiswa yang sedang berjuang di bangku kuliah.

“Jangan hanya berfokus pada hasil akhir atau IPK. Fokuslah pada proses belajar, pengembangan diri, dan menjadi pribadi yang konsisten. Bermimpilah besar, bekerja dengan konsisten, dan jangan pernah membiarkan tantangan membuat Anda melupakan alasan mengapa Anda memulai,” pungkasnya.

Selengkapnya : www.unja.ac.id





Artikel Rekomendasi