JAMBERITA.COM - Persidangan kasus Sucolite Perumda Tirta Mayang Jambi kembali bergulir di Pengadilan Negeri Jambi, Senin (14/9). Dalam agenda sidang lanjutan tersebut, keterangan dari para saksi ahli yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) justru dinilai semakin memperkuat posisi terdakwa dan meringankan dakwaan.
JPU menghadirkan dua saksi ahli, yaitu Ahli Kimia dan Ahli Pengadaan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Dalam kesaksiannya, Ahli Kimia menyampaikan bahwa uji laboratorium lebih efektif. Sementara itu, Ahli Pengadaan LKPP menegaskan tidak menemukan adanya penyimpangan maupun pelanggaran prosedur dalam proses pengadaan tersebut.
Penasihat Hukum (PH) terdakwa, Wahyu Agus Prayugo, S.H., M.H., menyatakan bahwa keterangan para ahli dari pihak JPU semakin memperjelas bahwa perkara ini sejak awal terkesan dipaksakan akibat kekeliruan memahami aturan.
"Saksi ahli yang dihadirkan oleh jaksa tentu meringankan kita. Mereka menjelaskan tidak ada kesalahan dari peraturan maupun prosedur dalam perkara ini. Bahkan ditegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan harus mengacu pada Peraturan Direksi (Perdir), bukan Peraturan Presiden (Perpres)," ujar Wahyu usai persidangan.
Wahyu menambahkan bahwa tidak ditemukan pelanggaran administrasi dalam proses yang berjalan. Menurutnya, fakta persidangan yang dihadirkan sendiri oleh JPU membuktikan bahwa perkara ini hanya dipicu oleh ketidakpahaman atas regulasi yang berlaku."Tidak ada pula kesalahan administrasi, ya mungkin ini kasus karena kesalahpaham saja," ujarnya sembari tersenyum.
Keterangan dari para ahli JPU tersebut dinilai makin menegaskan tidak adanya regulasi maupun prosedur yang dilanggar dalam pelaksanaan kegiatan di Perumda Tirta Mayang Jambi.(afm)
41 Kasus Curanmor Terbongkar di Jambi, 11 Tersangka dan 41 Kendaraan Diamankan!
Tak Hanya Peduli Pasien, RSUD Raden Mattaher Bergerak Selamatkan Lingkungan Lewat DWP Green
8 ICU BED Canggih dari Kemenkes Tiba di RSUD Raden Mattaher, drg Iwan Langsung Turun Uji Teknologi
Kemarin, Kanwil Kemenkum Jambi Sidak Kantor Notaris di Kerinci dan Sungai Penuh, Cek Pencegahan TPPU
Kejati Tetapkan Pejabat PUPR Jambi Jadi Tersangka Baru di Skandal Pelabuhan Ujung Jabung
Polda Jambi Usut Dugaan Keterlibatan Oknum Kombes dalam Kasus Penipuan Rekrutmen Polri
Tak Hanya Peduli Pasien, RSUD Raden Mattaher Bergerak Selamatkan Lingkungan Lewat DWP Green


