Kasus ISPA Jambi Menurun, Dinkes Tetap Ingatkan Warga Waspadai Udara Tidak Sehat!



Kamis, 01 Oktober 2026 - 13:45:41 WIB



Foto : Kadinkes Provinsi Jambi dr Ike Silviana/JMB.
Foto : Kadinkes Provinsi Jambi dr Ike Silviana/JMB.

JAMBERITA.COM -  Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi mencatat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mengalami penurunan pada pekan terakhir. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Jambi, Dr. Ike Silviana, mengatakan penurunan kasus ISPA tidak berarti masyarakat dapat mengabaikan kondisi udara yang sedang tidak sehat.

Berdasarkan data Dinkes Provinsi Jambi, kasus ISPA pada minggu ke-38 periode 20–26 September 2026 tercatat sebanyak 5.803 kasus. Jumlah tersebut turun dibandingkan minggu ke-37 yang mencapai 7.236 kasus.

Sebelumnya, kasus ISPA sempat mengalami peningkatan selama periode kabut asap. Pada minggu ke-34, 23–29 Agustus 2026, tercatat 7.521 kasus. Angka tersebut naik menjadi 7.563 kasus pada minggu ke-35 dan mencapai 7.824 kasus pada minggu ke-36.

Memasuki minggu ke-37, kasus ISPA mulai turun menjadi 7.236 kasus dan kembali menurun menjadi 5.803 kasus pada minggu ke-38.

“Meski ISPA menurun, ISPU dua hari terakhir ini) (30 September sampai 1 Oktober 2026) berada pada kondisi tidak sehat-sangat tidak sehat-berbahaya. Dinkes tetap meminta masyarakat menjaga kesehatan, menggunakan masker serta mengurangi aktivitas di luar ruangan,” kata Dr. Ike Silviana, Kamis (1/9/2026).

Dinkes Provinsi Jambi juga mencatat tren kasus ISPA pada seluruh kabupaten/kota mengalami penurunan pada minggu ke-38. Hingga saat ini, seluruh kasus ISPA masih dapat ditangani oleh fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, termasuk Puskesmas.

Menurut Dinkes, langkah antisipasi terhadap peningkatan kasus ISPA telah dilakukan sejak Juni 2026. Dinkes Provinsi telah mengeluarkan surat edaran kepada Dinkes kabupaten/kota untuk mempersiapkan pelayanan tenaga kesehatan, Tim Gerak Cepat hingga kesiapan logistik di Puskesmas dan Dinkes kabupaten/kota.

Dalam kondisi udara yang tidak sehat, masyarakat diminta membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker apabila harus keluar rumah. Kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, lansia, serta masyarakat dengan penyakit penyerta jantung dan paru juga diminta lebih memperhatikan kondisi kesehatannya. Segera datang ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami keluhan kesehatan.(afm)





Artikel Rekomendasi