Sambut LSHRP XVIII se-Sumbagsel 2026, Warek III UIN STS Jambi Tegaskan Beri Layanan Terbaik



Senin, 19 Oktober 2026 - 20:05:42 WIB



JAMBERITA.COM - Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi mulai mematangkan persiapan menjelang gelaran besar Lomba Susur Halang Rintang Pramuka (LSHRP) XVIII se-Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Tahun 2026.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN STS Jambi, Jamaluddin menekankan pentingnya kesiapan matang, pelayanan maksimal, serta semangat kebersamaan dari seluruh jajaran panitia agar ajang bertaraf regional tersebut berjalan sukses.

Hal itu disampaikan Jamaluddin saat memimpin rapat persiapan yang digelar oleh Gerakan Pramuka UIN STS Jambi (Racana Ambalan Sulthan Thaha Saifuddin - Soedewi Gudep 02.581 – 02.582) di Ruang Rapat Lantai 6 Gedung Rektorat UIN STS Jambi, Senin (19/10/2026). Turut hadir dalam rapat tersebut Ketua Pelaksana Usrial dan Wakil Ketua Pelaksana Mardalena.

Dalam arahannya, Jamaluddin mengakui bahwa anggota Pramuka UIN STS Jambi telah memiliki jam terbang dan pengalaman mumpuni dalam mengelola kegiatan besar. Meski demikian, ia mengingatkan agar pengalaman tersebut tetap diimbangi dengan komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kontingen peserta.

“Saya percaya adik-adik Pramuka sudah berpengalaman meng-handle sebuah acara. Namun, satu hal yang harus dipastikan kembali adalah layanan kita harus yang terbaik dan benar-benar siap,” tegas Jamaluddin.

Lebih lanjut, Jamaluddin menggarisbawahi pentingnya menjaga etika dan keharmonisan selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, keramahan dan sikap santun harus menjadi prinsip utama setiap anggota Pramuka dalam bertugas.

“Haram hukumnya bagi anak Pramuka untuk bersikap kasar dalam kegiatan apa pun,” ujarnya menegaskan.

Ia juga meminta panitia memetakan dan mengantisipasi berbagai potensi risiko, termasuk menjamin ketersediaan kebutuhan dasar peserta seperti fasilitas air bersih. Di samping itu, ia berharap atmosfer LSHRP XVIII tidak hanya berfokus pada kompetisi, melainkan pada penguatan tali persaudaraan.

“Tolong bangun atmosfer kebersamaan, bukan semata-mata atmosfer persaingan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana LSHRP XVIII se-Sumbagsel 2026, Usrial, menjelaskan bahwa ajang ini dirancang untuk membangkitkan kembali minat generasi muda terhadap kegiatan alam terbuka dan kepramukaan di tengah derasnya arus digitalisasi.

Usrial menekankan bahwa keberhasilan kegiatan ini diukur dari dampak positif yang dirasakan para peserta pasca-acara. Untuk itu, seluruh catatan evaluasi dari penyelenggaraan tahun sebelumnya dijadikan pijakan utama perbaikan.

“Yang utama adalah hasil akhir setelah kegiatan, kita berharap memberikan dampak positif. Ke depannya kita harus kerja maksimal karena kita sudah mengantongi hasil evaluasi tahun lalu,” terang Usrial.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Pelaksana Mardalena menambahkan bahwa status LSHRP sebagai agenda tahunan menuntut panitia untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan dari waktu ke waktu.

“Kegiatan ini kan bukan yang pertama kali, melainkan agenda tahunan. Jadi patokan kita adalah belajar dan memperbaiki kekurangan dari evaluasi kegiatan tahun sebelumnya,” kata Mardalena.

Sebagai informasi, LSHRP XVIII se-Sumbagsel Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 18–22 November 2026 bertempat di Bumi Perkemahan Raudhah At-Thalabah, Kampus II UIN STS Jambi, Desa Simpang Sungai Duren, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi.

Tahun ini, LSHRP XVIII mengusung tema “Mewujudkan Pramuka Penegak yang Sinergis, Adaptif, Berkarakter, Tangguh, dan Inovatif Menuju Indonesia Emas 2045” dengan mengusung nilai dasar S.A.K.T.I (Santun, Adaptif, Karakter, Tangguh, dan Inovatif). (tts)





Artikel Rekomendasi