JAMBERITA.COM - Universitas Jambi (UNJA) kembali memperkuat reputasinya di tingkat global dengan bertambahnya lima program studi yang memperoleh sertifikat akreditasi internasional dari Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik (ASIIN). Capaian ini menjadi langkah strategis UNJA dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan memperkuat daya saing akademik di tingkat internasional.
Lima program studi yang memperoleh akreditasi tersebut terdiri atas Magister Agroekoteknologi dan Magister Agribisnis dari Fakultas Pertanian, Magister Ilmu Peternakan dari Fakultas Peternakan, serta Magister Ilmu Lingkungan dan Doktor Ilmu Pertanian dari Pascasarjana UNJA. Program magister memperoleh pengakuan pada European Qualifications Framework (EQF) Level 7, sedangkan program doktor berada pada EQF Level 8.
Wakil Rektor Bidang Akademik UNJA, Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses akreditasi. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan komitmen berbagai unsur universitas dalam memenuhi standar mutu pendidikan tinggi internasional.
“Alhamdulillah, atas terbitnya akreditasi internasional ASIIN dari lima program studi ini, atas nama pimpinan UNJA, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pimpinan fakultas, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, tim akreditasi, termasuk Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran UNJA, serta semua pihak yang telah bekerja keras dalam pencapaian akreditasi internasional ini,” ujarnya.
Prof. Hafrida menjelaskan bahwa penambahan lima program studi tersebut meningkatkan jumlah program studi UNJA yang memiliki akreditasi internasional dari 19 menjadi 24. Ia menegaskan bahwa akreditasi internasional bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan instrumen evaluasi untuk menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
“Akreditasi ini tentu saja bukan menjadi tujuan akhir. Artinya, bukan berarti kalau kita sudah terakreditasi, maka sudah selesai. Akreditasi ini hanya menjadi instrumen untuk memastikan dan menjadi ukuran keberhasilan peningkatan mutu secara berkelanjutan. Hal ini tentu akan berdampak positif terhadap pelaksanaan tridarma perguruan tinggi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Prof. Hafrida menyampaikan bahwa pengakuan internasional tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi UNJA sebagai perguruan tinggi yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga global. Akreditasi ini juga membuka peluang lebih luas bagi universitas untuk membangun kemitraan akademik dan meningkatkan produktivitas institusi.
“Dengan terakreditasi internasional, tentu saja ini menempatkan UNJA sebagai lembaga pendidikan tinggi yang semakin memiliki daya saing global. Kita tidak hanya berdaya saing di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga global. Dengan akreditasi ini, kita berharap akan semakin membuka peluang untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak yang dapat meningkatkan produktivitas UNJA,” ungkapnya.
Sebagai upaya memperluas capaian akreditasi, UNJA akan terus memperkuat koordinasi antara universitas, lembaga penjaminan mutu, dan program studi. Peningkatan akreditasi nasional maupun internasional menjadi salah satu target strategis yang didukung melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas proses akademik, serta pengembangan luaran penelitian yang memberikan dampak bagi masyarakat.
Melalui capaian akreditasi internasional ASIIN ini, UNJA menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi secara berkelanjutan. Pengakuan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat reputasi universitas di tingkat global, tetapi juga meningkatkan kualitas lulusan agar mampu bersaing dan berkontribusi dalam menghadapi tantangan dunia kerja serta perkembangan ilmu pengetahuan.(Silvi)
Selengkapnya : www.unja.ac.id
Kabar Baik! UBR Jambi Rekrut Pegawai untuk Tiga Posisi, Ini Kualifikasinya
Dirtek Mustazal Mestinya Bebas! PH Soroti Vonis Kasus Sucolite Tirta Mayang Jambi



