JAMBERITA.COM - Bursa Ketua Golkar mulai mencuat pasca wafatnya Ketua DPD Golkar Provinsi Jambi, Zoerman Manap. Sejumlah nama disebut-sebut memiliki kans untuk menduduki kursi Ketua Umum.
Sebut saja ada Ketua Harian DPD Golkar Provinsi Jambi, Syarif Fasha, Ketua Wantib H. Hasan Basri Agus (HBA), ada Ketua DPD Golkar Sarolangun Cek Endra dan Ketua Golkar Batanghari Syahirsah. Jika melihat potensi tokoh ini maka semuanya punya kapasitas maju menjadi calon Gubernur.
Di kalangan muda ada Ketua AMPG Endria Putra dan ketua AMPI Kemas Farid Alfarelly.
Nama-nama tokoh besar ini tentu membuat pemilih ketua baru ini bakal seru. Karena sebelumnya tokoh sentral Zoerman Manap dianggap bisa berada di semua tokoh ini. Apalagi sebentar lagi ada suksesi Gubernur pada tahun 2021.
Sehingga bisa dinilai jika siapapun ketua Golkar terpilih maka akan bisa dilihat arah dukungan partai berlambang pohon beringin dalam Pilgub 2021 mendatang.
Pengamat Politik dari Idea Institute, Jafar Ahmad menilai jika Golkar akan tetap menjadi kekuatan yang mempengaruhi peta politik dalam Pilgub 2021. Karena itu siapapun yang terpilih menjadi ketua Golkar yang baru maka sudah bisa dibaca peta politik Golkar di Pilgub 2021.
“Ini ibaratnya miniatur Konvensi Golkar untuk cagub 2021. Siapapun terpilih maka bisa dilihat sinyal dukungan Golkar. Apakah itu orang-orangnya yang terpilih,” katanya saat dihubungi melalui telepon selulernya sore ini Jumat (13/4/2018).
Lalu siapa yang memiliki kans untuk terpilih? Jafar menilai jika calon yang memiliki jaringan di pusat itulah yang berpeluang terpilih menjadi Ketua Golkar. “Saat ini zamannya Erlangga. Maka tentu yang dapat restu dari Erlangga,” katanya.
Kedua yang memiliki jaringan di Kabupaten. Namun, tentu untuk kekuatan awal siapa yang mendapatkan restu dari Ketua Umum. “Karena tentu di Golkar juga ada Faksi-faksi,” ujarnya.
Soal suksesi Golkar yang menjadi miniatur konvensi cagub 2021, Jafar menilai karena ini sudah mendekati Pilgub. “Selama tidak ada dinamika di DPP dalam hal ini, Ketua umum Erlangga tetap sampai 2021, maka siapapun terpilih sudah bisa terlihat arah dukungan Golkar di Pilgub 2021. Tapi kalau ketua umum berganti lagi, maka peta berubah. Seperti Ridwan kamil kemarin. Dukungan Golkar dicabut setelah tampuk kepimpinan Golkar dipegang oleh Erlangga,” pungkasnya.(sm)
Zainal Terharu Saat Besuk Syukur yang Baru Ditemukan di Puskesmas Tamiai
Dukungan Terus Mengalir, Zainal-Arsal Disambut Antusias di Lolo Kecil dan Sanggarang Agung
Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Dampingi Wako Buka Acara Pekan Panutan PBB dan Sosialisasi Pajak Daerah
Tinggalkan Jalur Partai, Elviana Pilih DPD RI untuk Pemilu 2019
Hadiri Rakornas Gerindra, SAH Suarakan Arah Baru Indonesia Raya
Pangkas Birokrasi, RSUD Raden Mattaher Siapkan Layanan Uronefro Terpadu Pasien Gagal Ginjal



