JAMBERITA.COM - Pleno Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang digelar KPU Kota Jambi hari ini Rabu (18/4/2018) mendapatkan kritik dari berbagai kalangan.
Selain dari Panwas Kota Jambi, jumlah pemilih yang berkurang juga mendapatkan pertanyaan dari saksi pasangan calon.
Tim pasangan Abdullah Sani-Kemas Alfarizi (Sani-Izi) ini misalnya mempertanyakan jumlah pemilih pada pleno terbuka penetapan daftar pemilih tetap Pilwako Jambi 2018.
Soalnya jumlah pemilih yang akan ditetapkan berkurang jauh dibandingkan DPT Pilgub 2015.
Tidak hanya pemilih, tim nomor urut satu ini juga mempertanyakan jumlah TPS yang bertambah. Ini tentunya juga berdasarkan jumlah TPS pada Pilgub dua tahun lalu.
"Kenapa jumlah TPS bertambah, sementara DPT yang akan ditetapkan berkurang," tanya Widodo tim Sani-Izi, siang ini (18/4).
Idealnya, kata Widodo, penambahan TPS dilakukan karena jumlah pemilih yang bertambah. Jika dibandingkan jumlah DPT Pilgub Jambi sebanyak 411.033 dengan 902 TPS sedangkan hasil pemuktahiran 384.203 pemilih dengan 1.103 TPS.
"Kami mohon penjelasan terkait ini. Kai sangat mengerti bahwa proses ini telah dilakukan dengan baik oleh penyelanggara," pungkasnya. (sm)
Kritik KPU di Pleno DPT, Panwas: Haram Hukumnya Ketika Orang Punya Hak Pilih Tapi Tak Diakomodir
Pencairan Anggaran Panwas Kerinci Tersendat, KOPI PEDE: Stop Ego Sektoral, Wujudkan Pemilu Beradab
Masyarakat Semerap Ramai-Ramai Datangi Kediaman Zainal Abidin
Adirozal Blusukan ke Pasar Bedeng Delapan, Warga Sampaikan Terima kasih.
Pangkas Birokrasi, RSUD Raden Mattaher Siapkan Layanan Uronefro Terpadu Pasien Gagal Ginjal



