JAMBERITA.COM - Kasus dugaan pelecehan yang diduga dilakukan pejabat rektorat niversitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Provinsi Jambi masih berbuntut panjang.
Puluhan mahasiswa pagi ini kembali menggelar aksi demo, Kamis (11/4/2019). "Iya, kami mau boikot kampus," ungkap Presiden Mahasiswa UIN Ari Kurniadi saat dikonfirmasi jamberita.com.
Untuk diketahui beberapa waktu lalu (20/3/2019) ratusan mahasiswa UIN telah melakukan demo terkait dugaan tersebut. Dimana adanya dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum Kepala Biro Keuangan Rektorat UIN terhadap salah satu korban/tenaga honorer disana.
Berdasarkan pantauan jamberita.com pagi ini, para mahasiswa tersebut sudah mulai berkumpul di gerbang utama UIN Mendalo Jambi Luar Kota (Jaluko) serta spanduk dengan tulisan "bersihkan kasus amoral" sudah terbentang di pagar gerbang.
Selain para mahasiswa, tampak para aparat kepolisian juga sudah berkumpul. "Personil yang turun ada satu pleton mungkin ditambah, tapi nanti lihat kondisi juga," ungkap salah satu petugas.(afm)
Oknum Perawat RSUD Raden Mattaher Jambi, Diduga Pelaku Pelecehan Seksual Terancam 12 Tahun Penjara
Pembuang Bayi di Danau Sipin Terkuak, Diduga Seorang Mahasiswi di Kota Jambi
Pastikan Korban Kekerasan Dapat Ditangani, DP3AP2 Provinsi Jambi Perkuat Sistem Data Simfoni
Jaring Aspirasi dengan Anggota DPRD, Warga Adukan Hal Ini ke Ihsan Yunus
4 Daerah di Jambi Ini Rawan Pemalsuan Surat Tanah, Berikut Modusnya
Korem 042 Gapu Bakti Sosial dengan Gelar Pasar Murah dan Pengobatan Gratis


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



