JAMBERITA.COM- Caleg Demokrat dari Dapil Kotabaru Syaiful Bahri memenuhi tantangan Broni Institute untuk mengikuti Diskusi Politik dengan tema Pers Nanya Caleg di Buzz Cafe Jumat (12/4/2019).
Caleg yang pernah puluhan tahun menjadi wartawan di masa orde baru ini dirinya sudah tiga kali maju sebagai caleg. memang dirinya belum beruntung. Namun, dirinya tidak kapok karena dirinya memiliki kewajiban sebagai kader partai untuk berjuang mencapai visi dan misi partainya lewat menjadi caleg.
"Selain juga sebagai warga. Saya ini biar tampang seram tapi ketua mesjid. tentu akan lebih muda saya menyampaikan aspirasi masyarakat dengan duduk di DPRD," katanya.
Hanya saja, dirinya memang tidak bisa melakukan money politic. Karena itu, dirinya berharap orang memilihnya karena memang dirinya dianggap yang terbaik untuk menjadi wakil di DPRD. "Kalau saya yang terbaik silakan sipilih. kalau ada yang lebih terbaik dari saya silakan," kata Syaiful.
DIrinya dari awal tidak pernah melakukan money politic untuk pencalonannya. "Tapi kalau bag-bagi jilba, adalah jilbab politic. Kan bukan uang," katanya sambil tertawa.
Namun dirinya yakin cara ini lebih terhormat. Karena kalau ornag sudha menghabiskan ongkos politik yang besar, maka yakinlah ornag itu akan berusaha mengembalikannya dengan cara korupsi. "Minimal balik dan kalau bisa untung," katanya.
Ia juga memperkenalkan dirinya sebagai ornag yang lahir dan besar dari dunia pers. bahkan di masa orde baru tentu tidak sebeas saat ini dalam membuat berita. ia juga pernah dikejar-kejar karena membuat berita yang tidak disukai orang. "Makanya, kalau saya terpilih, pers tentu akan menjadi mitra saya," jelasnya. (sm)
Peduli Rakyat Kecil, Tommy Soeharto Gandeng Bin Zayed Group Bangun Rumah Murah
PTUN Kabulkan Gugatan Syaihu dkk, Ini Tanggapan KPU Provinsi Jambi
Bukan Hanya Syaihu DKK, Gugatan Cik Marleni dan Aang Juga Dikabulkan PTUN


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



