JAMBERITA.COM- Asap pekat berwarna putih langsung menerpa wajah saat kami tiba di salah satu lahan yang mengalami kebakaran di Desa Sidomukti Kecamatan Denda Kabupaten Tanjabtim Kamis (5/8/2019).
Lahan yang terbakar ini hanya dibatasi kanal dan jalan dengan lahan perkebunan yang dimiliki PT ADGA. Sepanjang mata memandang hanya ada asap putih dan sisa bekas lahan terbakar.
Terlihat beberapa petugas Pemadam Kebakaran berjibaku memadamkan api di lahan ini.
Bermodalkan selang air dari satu unit mobil pemadam kebaran mereka tak henti-hentinya menembakkan air ke lahan yang terbakar.
Tidak ada standar pengamanan khusus yang digunakan petugas yang berhari-hari berada di lokasi ini. Mereka terlihat hanya mengenakan sepatu boot, kecamata hitam dan sebo atau masker biasa untuk menutupi wajah mereka.
Kami yang berada di lokasi ini sekitar satu jam merasakan pedih di mata. Bahkan, tak mampu bertahan lebih lama, kami langsung masuk ke mobil. Kami pun membayangkan bagaimana bisa petugas damkar bertahan di kepulan asap ini.
Salah seorang petugas yang kami temui mengaku mereka sudah sebulan berada di lokasi lahan kebakaran.
“Kami bergantian. Biasanya agar tidak bosan, dipindah-pindah ke lokasi lain. Seperti di Berbak, ke Mendahara dan kesini,” katanya yang enggan namanya ditulis.
Saat ditanya soal kondisinya yang sudah berhari-hari berada di kepulan asap, Ia mengaku hingga kini kondisi baik-baik saja. “Alhamdulillah baik, inilah pengabdian sudah menjadi risiko pekerjaan khususnya di Damkar,” katanya sambil memandam lahan yang terbakar.
Ia sendiri tidak memiliki keluhan khusus meski sudah berhari-hari berada di kepulan asap. Selain radang tenggorokan. “Itu hal yang biasa,” ucapnya santai.
Terkait makan dan minum selama di lokasi, Ia mengaku tersedia. Dimana, pihak perusahaan juga ada yang menyediakan. Biasanya jika ingin istirahat mereka kembali ke barak Damkar.
Apakah ada pemeriksaan kesehatan khusus? “Ada petugas yang mengukur tensi dan memberi vitamin,” lanjutnya. Namun, tidak ada fasilitas pemeriksaan general chek up terhadap kesehatan mereka.
Soal tambahan gizi khusus, Ia mengaku ada susu dan sirup yang diberikan kantornya.(*/sm)
Di Kerinci, Fachrori Saksikan Penyuntikan Hewan Ternak di Desa Patok Empat Kayu Aro
Kualitas Udara Memburuk di Malam Hari, Pemkot Himbau Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Bejat…Gauli Anak Tiri dan Tantenya Hingga Bertiga dengan Istri, Lelaki Ini Ditangkap Polda Jambi
Rahima Bantu Penderita Tumor Paru, Orang Tua Pasien Apresiasi Perhatian Rahima
Pangkas Birokrasi, RSUD Raden Mattaher Siapkan Layanan Uronefro Terpadu Pasien Gagal Ginjal



