JAMBERITA.COM - Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi direncanakan akan menjadi salah satu sumber pengembangan benih bawang putih secara nasional di Indonesia.
Ini merupakan langkah pemerintah pusat untuk mengurangi impor bawang putih dari China dengan lebih mengembangkan produk lokal yang ada yang Kerinci.
Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian Prof.(R). Dr. Erizal Jamal, M.Si menuturkan pontensial benih yang ada di Kerinci sangat bagus untuk dikembangkan.
"Kami melihat yang ada disini sangat bagus, mirip yang china, jadi kita berharap disini menjadi sumber benih yang baik nantinya," ungkapnya, saat di Desa N 1 Kecamatan Kayu Aro Barat Kerinci, Jum'at (6/9/2019).
Didampingi Gubernur Jambi Fachrori Umar dan Bupati Kerinci Adi Rozal serta Kepala Dinas terkait, Erizal menyatakan, pihaknya akan memberikan dukungan serta melakukan pendampingan dan pengembangan benih.
"Kita kan 2 tahun ini targetnya Kementrian Pertanian untuk mengembangkan benih, tahun 2022 Swasembada/mencukupi kebutuhan bawang putih," jelasnya.
Fachrori Umar mengatakan percepatan pelaksanaan pembangunan tanaman pangan hortikultura dan peternakan menjadi prioritas Pemprov Jambi serta mengharapkan kerjasama masyarakat petani dalam mewujudkan cita-cita bersama berdaulat di bidang pangan.
"Kerja sama dengan baik dan mengikuti petunjuk tugas penyuluh yang memberi bimbingan dan informasi terkait masa pra tanam, tanam hingga panen, jika menemui kendala segera lakukan diskusi dan temukan solusi," tambahnya.
Bupati Kerinci Adi Rozal mengucapkan terima kasih baik dari Varietas Pusat dan Kementerian pertanian dan Gubernur Jambi sudah memberikan perhatian yang lebib terhadap Kabupaten Kerinci khususnya.
"Ini luar biasa, dan akan kita lakukan terus-menerus di bawah bimbingan provinsi dan mohon bimbingan selanjutnya," pungkasnya.(afm)
DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna ke-3, Tanggapan Bupati Terhadap 3 Ranperda
Edi Purwanto Tinjau 2 Ruas Jalan yang akan Dibangun dari Mandiangin Timur menuju Batanghari
Kunker di Kerinci, Fachrori Ajak Kelompok Tani Tingkatkan Kualitas Tanaman Pangan
SAH Minta Kemendikbud Kaji Pola Kemitraan Sebagai Solusi Pemerataan Mutu Pendidikan
Pangkas Birokrasi, RSUD Raden Mattaher Siapkan Layanan Uronefro Terpadu Pasien Gagal Ginjal



