JAMBERITA.COM - Peta Pilgub Jambi 2020 kian dinamis. Baru adanya satu pasangan yang memastikan diri maju di Pilgub Jambi yakni Al Haris-Sani membuat calon gubernur (Cagub) masih ketar ketir.
Posisi Ratu Munawarah yang belum pasti diusung PAN serta perebutan dukungan dua kader internal di PDIP membuat dua partai ini menjadi penentu Pilgub Jambi. Teranyar, PDIP sebagai partai pemenang pemilu disebut layak untuk memajukan calon gubernur bukan cawagub.
Sehingga wacana mencuat di beberapa hari terakhir ini adalah Ketua DPD PDI Perjuangan Edi Purwanto yang kini duduk sebagai Ketua DPRD Provinsi Jambi didorong maju di Pilgub Jambi. Sejumlah nama pun dipasangkan ke cawagub di Pilgub 2015 lalu ini. Salah satunya dengan Ratu Munawarah. Bahkan wacana ini disebut sebagai pasangan Era Jambi Baru atau singkatan dari Edi Purwanto-Ratu Munawarah.
Menanggapi hal ini, Ketua DPD PDIP Provinsi Jambi Edi Purwanto mengatakan, kemungkinan itu bisa saja. Apalagi jika Ibu Megawati yang perintahkan. Pihaknya tidak bisa mengelak jika memang ada perintah itu. Sama siapapun dipasangkan juga bisa, tergantung nantinya perintah Ketum.
"Sama Ibu Ratu bisa juga. ERA (Edi - Ratu, red) untuk Jambi. Jika memang ada perintah itu, apa daya saya," katanya ketika dikonfirmasi Jamberita.com, Sabtu (27/6/2020).
Ketua DPRD Provinsi Jambi ini menyebutkan, dirinya hingga sekarang memang tidak ada niatan untuk maju, karena DPRD penting. Intinya semuanya diserahkan kepada DPP jika memang nanti pihaknya diperintahkan untuk maju.
"DPP yang punya hak mutlak menentukan itu. Contohnya saja kejadian Pak Jarot di Pilkada Sumut, siapa yang menyangka beliau akan maju. Semuanya pasti diperhitungkan oleh Ketum, dan itu pastinya kepentingan partai," ujarnya.
"Yang jelas semua tugas DPD dari awal mulai membuka penjaringan, fit and proper test, survei semuanya sudah selesai. Serahkan semuanya kepada DPP," tandasnya. (am)
Gak Nyangka! Di Tangan Dosen UNJA, Tanaman Pinggir Jalan Disulap Jadi Serum Anti-Aging Kelas Dunia!
Ratusan Warga Renah Alai Padati PN Bangko, Tegaskan Solidaritas Adat Bukan Intervensi Hukum
SAH Ingatkan Kader Gerindra Menjadi Solusi di Tengah Masyarakat, Bukan Sekadar Aktif Saat Pemilu
17 Dukungan Perseorangan Bermasalah Jadi Target Awal Bawaslu
Jelang Faktualisasi Dukungan Perseorangan, Petugas KPU Tanjabtim Jalani Rapid Test
Yunninta: Insya Allah Saya Dan Wak Mahdan Akan Bekerja Untuk Masyarakat
Ratusan Warga Renah Alai Padati PN Bangko, Tegaskan Solidaritas Adat Bukan Intervensi Hukum



