Kadisdik Tanjabtim: Perlu Hal Menarik Ajarkan Literasi Kelas Awal



Jumat, 25 September 2020 - 12:02:53 WIB



Guru kelas awal sedang ujicoba penggunaan buku besar
Guru kelas awal sedang ujicoba penggunaan buku besar

JAMBERITA.COM, TANJABTIM- Penggunaan buku besar sangat baik dan efektif digunakan sebagai strategi, metode dan media pembelajaran untuk anak kelas awal sekolah dasar.

“Buku besar memperkuat literasi siswa kelas awal, jadi perlu hal menarik agar siswa kelas awal senang membaca, salah satunya dengan buku besar,” ujar Junaedi Rahmad, Kepala Dinas Pendidikan Tanjab Timur, Jum'at, (25/9/2020).

Junaedi melihat guru kelas awal bangga menggunakan buku besar hasil produksi sendiri.

“Guru kelas awal harus bangga dengan buku besar dan harus percaya diri dengan hasil karyanya, anak-anak menjadi suka,” tambahnya.

Dirinya berharap guru kelas awal lainnya untuk terus meningkatkan keterampilan membuat buku besar, termasuk keterampilan menggambar.

Seperti hasil pelatihan beberapa haril lalu, sebanyak 62 persen guru kelas awal di Tanjab Timur Jambi mengakui penggunaan buku besar dalam pembelajaran literasi menarik dan menyenangkan bagi siswa, demikian hasil dari pelatihan buku besar di dua kecamatan Mendahara Ulu dan Muara Sabak Barat.

Zuriah, guru SDN 07/X Parit Culum 1 sudah hampir dua tahun menjadi dampingan Program PINTAR Tanoto Foundation. Pada periode tahun kedua ini, ia diberikan pembekalan mengenai strategi mengajarkan literasi kepada siswanya.

“Pengalaman menarik saat menggunakan buku besar adalah siswa senang karena gambarnya menarik dan besar,” jelas Zuriah.

Namun, Zuriah mengakui guru kelas awal perlu meningkatkan strategi bagaimana siswa lancar membaca dan memahami makna kata.

“Hanya 24 persen guru dampingan yang mengakui buku besar berpengaruh dalam meningkatkan kelancaran membaca, yang lain mungkin sudah bisa membaca namun masih terbata-bata atau belum lancar,” tambahnya.

Dalam pembelajaran buku besar tersebut, Zuriah menggunakan kertas bekas kalender yang tidak terpakai di rumahnya, “Kita manfaatkan untuk peningkatan literasi siswa,” ujarnya.

Buku Besar Tingkatkan Prestasi Belajar Siswa

Hal yang sama dikatakan Yulfitra, guru SDN 122/X Sungai Beras. Sama seperti Zuriah, Yulfitra juga merasakan minat baca siswa meningkat setelah menerapkan metode pembelajaran dengan buku besar.

Yulfitra mengakui memiliki banyak siswa yang belum mengenal huruf dan suku kata. Namun, sejak digunakannya buku besar, pemahaman siswa akan huruf dan suku kata bahkan kata lebih cepat difahami.

Menurut Yulfitra, hal menarik dari buku besar adalah gambarnya. Dalam pembekalan pembuatan buku besar, sebanyak 84 persen guru mengatakan siswa tertarik dengan gambar yang ada di buku tersebut.

"Siswa senang dengan gambarnya Pak," cerita Yulfitra.

Medi Yusva, Provincial Coordinator Tanoto Foundation Jambi mengakui salah satu unsur yang disukai siswa dari buku besar adalah adanya gambar.

“Hampir 84 persen guru kelas awal mengatakan senang karena ada gambar yang besar, anak-anak menjadi suka,” tambahnya.

Pihaknya berharap guru kelas awal untuk terus meningkatkan kemampuan membuat buku besar.

“Buku besar bagus untuk memicu ketertarikan anak membaca di kelas awal. Ketika kemampuan memahami kalimat dalam bacaan meningkat. Itu artinya prestasi belajarnya juga akan naik,” pungkasnya.(*)



Artikel Rekomendasi