JAMBERITA.COM - Terkait dengan penolakan pasien berusia 2,9 tahun berinisial AZ yang reaktif Covid-19 di Rumah Sakit Theresia Jambi. Pihak Rumah Sakit Theresia akhirnya angkat bicara.
Kabid Pelayanan Rumah Sakit Theresia, Sriyani mengatakan bahwa hal tersebut murni hanya miskomunikasi dari pihaknya. Ia memohon maaf atas kejadian tersebut.
"Kami mohon maaf atas ketidak nyamanan yang terjadi," kata dia. Kamis, (26/8/2021).
Terkait dengan penolakan, ia menjelaskan bahwa pada saat kejadian pihak rumah sakit memang tidak menerima pasien lantaran di ruangan perawatan pasien Covid-19 tengah dalam perbaikan.
"Ruang isolasi saat itu memang ada miskomunikasi. Disampaikan staf kita penuh padahal ada perbaikan jalur oksigen sehingga pasien tidak bisa rawat inap," jelasnya.
Sementara itu, terkait dengan biaya penanganan pasien Covid-19 yang seharusnya gratis. Namun, pihak rumah sakit meminta pungutan biaya. Sriyani juga menyampaikan bahwa hal tersebut juga kesalahan pihaknya.
"Tagihan yang Rp. 900 ribu itu miskomunikasi dari staf kita, mestinya kita tagihkan ke Kemenkes," ujarnya.
"Biaya yang kita jelaskan itu memang Rp. 940 ribu dari staf kita di bawah,tetapi ada keluhan dari keluarganya dan kebijakan itu diambil dari bawah langsung untuk di cut langsung, makanya timbul lah biaya Rp. 250 ribu," lanjutnya.
Dirinya menerangkan bahwa hal tersebut memang hanya miskomunikasi, biaya yang seharusnya ditagihkan kepada Kemenkes untuk pasien Covid-19 malah di ajukan langsung kepada pasien.
Ia mengatakan bahwa uang sejumlah Rp. 250 ribu sudah dikembalikan kepada pihak keluarga dan saat ini bocah inisial AZ tersebut sudah mendapatkan perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi. (sap)
Hari Ketiga Pelatihan Paralegal, Kanwil Kemenkum Jambi Beri Tips Penyusunan Dokumen Hukum
Sinergi Akademik dan Praktik: UNJA dan PN Sengeti Resmi Jalin Kerja Sama Strategis
Perkuat Sinergi, Kanwil Kemenkum Jambi Gandeng FH UNJA Dalami Implementasi KUHP Nasional
Jangan Ada Keraguan, Ibu Hamil Silahkan Datang ke Sentra Pelayanan Agar Divaksin
Polda Jambi Pantau Situasi Pengetatan PPKM Level 4 Melalui Udara
Hari Kedua Vaksinasi di Yello Hotel Akhirnya Berjalan Tertib, Polda Jambi : 1.781 Orang Tervaksin


Danrem 042/Gapu di Kodim 0419/Tanjab : Jangan Buat Pelanggaran, Apalagi Judol!


