Ririn Novianti Sayangkan Belum Maksimalnya Pelayanan PDAM Muaro Jambi Jadi Keluhan Warga



Selasa, 31 Mei 2022 - 11:28:31 WIB



Foto : Anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Batanghari-Muaro Jambi Ririn Novianti. Doc/Website DPRD Provinsi Jambi.
Foto : Anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Batanghari-Muaro Jambi Ririn Novianti. Doc/Website DPRD Provinsi Jambi.

JAMBERITA.COM - Anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Batanghari-Muaro Jambi Ririn Novianti merespon surat terbuka dari warga untuk unsur Forkompinda di lingkungan Pemkab Muaro Jambi terkait dengan keluhan pelayanan PDAM.

"Sebagai anggota DPRD Provinsi Jambi saya sangat menyayangkan pelayanan PDAM Muara Jambi yang belum maksimal," sesal Ririn Novianti istri dari Mantan Wakil Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno (BBS), Selasa (31/5/2022).

Untuk itu kata Ririn, tentu pihaknya menanggapi apa yang menjadi keluhan warga, sebagai wakil rakyat Ia akan segera berkoordinasi dengan pihak DPRD Kabupaten Muaro agar ini segera ditindaklanjuti.

"Saya harus berkordinasi dengan DPRD Kab Muara Jambi terkait masalah ini," tegas Ririn dari Fraksi Partai PAN tersebut.

Sebelumnya, mencuatnya surat terbuka dari warga untuk Forkompinda Muaro Jambi bahkan Menteri BUMN tersebut disampaikan warga melalui Media Sosial (Medsos) di salah satu akun Instagram yakni @kabarkampungkitojambi.

"Saya warga fanona residen1 Ds Mendalo Darat beserta banyak warga lain yang saat ini sangat dirugikan atas matinya air PDAM," tulisnya.

Tidak hanya soal keluhan air yang sering mati, belakangan ini banyaknya meteran PDAM warga Mendalo Darat yang hilang sehingga dinilai besarnya beban yang harus ditanggung oleh warga.

"Kami warga yang kehilangan harus membayar pemasangan penggantian meteran sebesar kurang lebih Rp5.00.000 agar bisa dipasang kembali oleh PDAM sebagai pihak yang memiliki meteran tersebut," sesalnya.

Akibat dari matinya air PDAM di Mendalo Darat, warga mengaku sulit nya untuk mendapatkan air, semestinya harus terpenuhi sebagaimana kebutuhan mendasar yang menentukan kualitas kehidupan di suatu daerah.

"Kami merasa dirugikan, karena tagihan terus berjalan waktu air tidak mengalir, bertambahnya beban hidup, kami harus mengeluarkan biaya lebih untuk membeli air pada pihak swasta yang sangat menambah berat ekonomi, kasihani kami, tolong kami," keluhnya.(afm)





Artikel Rekomendasi