Tiga OPD Ini Tak Ikuti Monev Keterbukaan Informasi, Ketua KI Jambi Minta Gubernur Evaluasi



Kamis, 22 Desember 2022 - 20:57:48 WIB



Ketua Komisi Informasi Provinsi Jambi : Indra Lesmana saat sambutan
Ketua Komisi Informasi Provinsi Jambi : Indra Lesmana saat sambutan

JAMBERITA.COM- Tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi dinyatakan tidak mendukung program keterbukaan informasi publik.

Hal ini terungkap pada saat malam Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik se-Provinsi Jambi tahun 2022 di Wiltop Hotel Jambi, Jum'at malam 16 Desember 2022.

Setidaknya ada 33 Badan publik yang telah dinyatakan berpartisipasi bahkan ada yang mendapatkan predikat informatif. Sebagaimana mana amanah 

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008.

Ketua Komisi Informasi Provinsi Jambi Indra Lesmana mengatakan, kegiatan ini merupakan titik akhir sebuah kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang kita lakukan yang dimulai dari bulan September-Desember.

"Ini adalah merupakan evaluasi penilaian terhadap seluruh badan publik yang ada di Provinsi Jambi, baik badan publik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten/Kota, Badan publik Vertikal yang ada serta BUMD, SMA/SMK yang ada di Provinsi Jambi,"katanya.

Indra Lesmana meminta Gubernur Jambi untuk mengevaluasi ketiga OPD yang tidak berpartisipasi dalam kegiatan ini. "Pertama Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, kedua Dinas Kepemudaan dan ketiga Olaraga Provinsi Jambi dan Perpustakaan,"tambahnya.

Lebih lanjut Indra menuturkan, intinya kegiatan ini bukan tentang reward yang kita berikan, tapi salah satu bentuk motivasi dari kita kepada badan publik itu agar mau melaksanakan keterbukaan informasi.

"Kalau untuk penilaiannya ada beberapa kategori, mulai dari tidak informatif, kurang informatif, cukup informatif , menuju informatif sampai Informatif. Dari beberapa kategori ini ada beberapa badan publik yang sudah menerima Informatif itu ada 9 badan publik, ini merupakan suatu lompatan yang sangat besar karena pada tahun lalu kegiatan ini hanya 1 badan publik yang meraih informatif,"tuturnya. (tna)



Artikel Rekomendasi