JAMBERITA.COM- Kanker serviks seringkali dijuluki sebagai silent killer. Ia datang diam-diam, namun dampaknya fatal jika baru terdeteksi di stadium lanjut. Menyadari ancaman nyata tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Posko 09 Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi mengambil langkah proaktif dengan menggelar penyuluhan edukasi kesehatan reproduksi di Desa Arang-Arang, Jumat (23/01/2026).
Bertempat di tengah hangatnya suasana pengajian rutin, para mahasiswa berkolaborasi dengan tenaga kesehatan setempat untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Sebuah metode deteksi dini yang sederhana, namun mampu menyelamatkan nyawa.
Rendahnya kesadaran deteksi dini seringkali berakar dari rasa takut atau kurangnya informasi. Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ns. Dwi Yunita Ramadhani, M. Kep, mahasiswa Posko 09 berupaya memecah kebuntuan informasi tersebut.
"IVA Test bukan hal yang menakutkan. Ini adalah langkah pencegahan yang aman, efektif, dan sangat terjangkau untuk mendeteksi perubahan sel pada serviks sebelum menjadi kanker," ujar perwakilan mahasiswa dalam penyuluhan tersebut.
Adapun materi yang disampaikan meliputi : Mengenal Kanker Serviks, Gejala awal yang sering terabaikan. Faktor Risiko: Gaya hidup dan pentingnya menjaga kebersihan reproduksi. Solusi IVA Test: Mengapa tes ini krusial dilakukan secara rutin oleh perempuan usia subur.
Kegiatan ini disambut hangat oleh ibu-ibu anggota pengajian Desa Arang-Arang. Diskusi berlangsung interaktif, di mana para peserta mulai terbuka untuk bertanya mengenai kesehatan reproduksi yang selama ini dianggap tabu untuk dibicarakan secara luas.
"Kami ingin kehadiran KKN UBR di Desa Arang-Arang memberikan dampak jangka panjang. Kesehatan ibu adalah pilar kesehatan keluarga. Jika ibunya sehat, keluarga pun kuat," ungkap Ns. Dwi Yunita Ramadhani, M. Kep selaku DPL.
Melalui sinergi antara akademisi dan masyarakat desa, diharapkan angka kesadaran deteksi dini di wilayah Muaro Jambi, khususnya Desa Arang-Arang, dapat terus meningkat secara signifikan. Harapan baru kini tumbuh: tak ada lagi perempuan yang terlambat mendapatkan pertolongan karena minimnya informasi.(afm)
Dua Mobil Hybrid hingga Emas 100 Gram Disita Kejati Jambi, Kasus DPRD Merangin Makin Panas!
Wisudawan UBR Jambi Wajib Tahu! 5 Kemampuan Ini Dicari Dunia Kerja, Bukan Sekadar IPK
Safari Subuh di Masjid Riyadul Jannah : Al Haris Ingatkan Bahaya Hoaks, Geng Motor & Narkoba
Jangan Sampai Menyesal! Strategi KKN UBR Jambi Bekali Siswi SMP IT Al Fadhil Lawan Pernikahan Dini
Lansia Muaro Kumpeh Menolak Tua, Bersama Mahasiswa KKN UBR Jambi Kompak Senam Sehat
Darah Tinggi Lewat! Mahasiswa KKN UBR Bongkar Resep ‘SEBACI’ di Desa Tarikan Muaro Jambi
Gerak Cepat Kepolisian, Delapan Terduga Pelaku Penyerangan Mapolres Merangin Diamankan


