Cegah Stunting dari Dapur, Mahasiswa KKN UBR Gelar Program 'Bunda Siaga' dan DASHAT di Desa Pudak



Selasa, 27 Januari 2026 - 20:01:20 WIB



Foto : Pelaksanaan KKN UBR Jambi.
Foto : Pelaksanaan KKN UBR Jambi.

JAMBERITA.COM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi mengambil langkah nyata dalam menekan angka stunting melalui kolaborasi program edukasi dan praktis. Bertempat di Gedung Serba Guna RT 23 Desa Pudak, para mahasiswa menggelar kegiatan "Bunda Siaga" (Ibu Sehat Anak Bahagia) dan DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) pada Selasa (27/01/2026).

Kegiatan ini menyasar Ibu Hamil dan Ibu Balita sebagai pilar utama kesehatan keluarga dalam upaya menciptakan generasi bebas stunting.

Program dimulai dengan sosialisasi mendalam mengenai pentingnya pemeriksaan Antenatal Care (ANC) secara rutin bagi ibu hamil. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bdn. Fatihatul Hayati, M.Keb, menekankan bahwa pencegahan stunting bukan dimulai saat anak lahir, melainkan sejak dalam kandungan melalui pemenuhan gizi seimbang.

"Ibu hamil harus paham bahwa setiap asupan yang mereka konsumsi dan setiap pemeriksaan kehamilan yang dilakukan adalah investasi untuk masa depan anak agar terhindar dari gagal tumbuh atau stunting," ujar DPL KKN Tematik UBR Jambi Bdn.Fatihatul Hayati, M.Keb

Puncak acara ditandai dengan demonstrasi DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting). Dalam sesi ini, mahasiswa mengajak para ibu mempraktikkan pengolahan bahan pangan lokal menjadi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang sehat dan ekonomis.

Hasil pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta. Ibu-ibu tidak hanya menonton, tetapi aktif bertanya dan mampu mempraktikkan kembali tahapan pembuatan PMT yang benar. Peserta kini lebih memahami bahwa makanan bergizi tidak harus mahal, melainkan cukup dengan mengoptimalkan potensi pangan yang ada di sekitar desa.

Harapan besar disematkan pada kegiatan ini. Melalui pendekatan edukatif dan praktis, UBR berkomitmen memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah dalam percepatan penurunan stunting di Provinsi Jambi.

"Kami ingin mendorong kemandirian ibu-ibu di Desa Pudak. Jika ibu memiliki pengetahuan dan keterampilan mengolah makanan sehat di rumah, maka status gizi keluarga akan meningkat secara mandiri dan berkelanjutan," tambah perwakilan mahasiswa KKN.

Dengan terlaksananya program Bunda Siaga dan DASHAT ini, diharapkan Desa Pudak dapat menjadi pelopor lingkungan sehat yang mampu melahirkan generasi masa depan yang tangguh dan bebas stunting.(afm)





Artikel Rekomendasi