Selamatkan Masa Depan Anak Sejak Dini: Aksi Nyata KKN Jambi UBR Edukasi 'GENTING' di Desa Tarikan



Kamis, 29 Januari 2026 - 17:22:32 WIB



Foto : Mahasiswa KKN UBR Jambi
Foto : Mahasiswa KKN UBR Jambi

JAMBERITA.COM -Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi sukses menyelenggarakan kegiatan edukasi kesehatan bertajuk GENTING (Gerakan Anti Stunting). Acara yang berlangsung pada Rabu (28/1) ini bertempat di Posko 06, Desa Tarikan, khususnya menyasar warga RT.10.

Kegiatan ini menarik perhatian karena melibatkan sasaran peserta yang unik, yakni penderita diabetes dan anggota pengajian rutin setempat. Integrasi ini dilakukan untuk memastikan pesan kesehatan tersampaikan ke berbagai lapisan masyarakat yang memegang peran sentral dalam keluarga.

Edukasi ini bertujuan membedah tuntas persoalan stunting, mulai dari definisi, penyebab, hingga dampak jangka panjang yang dapat memengaruhi kualitas hidup generasi mendatang.

Para pun mahasiswa menekankan pentingnya, pemenuhan gizi seimbang pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Pola asuh yang tepat untuk mencegah gagal tumbuh pada anak dan Kesehatan Ibu Hamil sebagai kunci utama pencegahan awal. ?"Kami berharap melalui edukasi ini, masyarakat tidak hanya sekadar tahu, tapi sadar dan mampu melakukan pencegahan mandiri di lingkungan keluarga masing-masing," ujar salah satu perwakilan mahasiswa KKN-T di lokasi.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ns. Muhammad Hidayat, M.Biomed, memberikan dukungan penuh atas inisiatif ini. Menurutnya, program GENTING sejalan dengan visi universitas untuk menjadikan mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu mengaplikasikan ilmu medis dan kesehatan langsung ke lapangan.

Pihak UBR berharap kegiatan ini tidak berhenti pada sosialisasi saja, melainkan menjadi pemantik kerja sama berkelanjutan antara akademisi dan desa. Selain mengasah kepedulian sosial dan kemampuan komunikasi mahasiswa, program ini menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung program nasional penurunan angka stunting.

Dengan berakhirnya kegiatan di Desa Tarikan RT.10 ini, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih sehat dan responsif terhadap isu kesehatan. Pengetahuan yang didapat oleh para peserta diharapkan dapat "getok tular" (menyebar dari mulut ke mulut) kepada warga lainnya, sehingga Desa Tarikan dapat menjadi desa yang tangguh dan bebas stunting.(afm)





Artikel Rekomendasi