JAMBERITA.COM - Komandan Korem (Danrem) 042/Garuda Putih (Gapu) Brigjen TNI Yamin menekankan bahwa keberhasilan pembangunan di Provinsi Jambi tidak dapat dicapai dengan bekerja sendiri, melainkan melalui sinergi lintas sektor. Hal ini disampaikan Danrem menyikapi kondisi infrastruktur dan pentingnya stabilitas informasi di wilayah Jambi.
Danrem menyoroti program pembangunan, seperti jembatan yang telah dibangun namun kurang dalam aspek pemeliharaan. Menurutnya, sinergi sangat dibutuhkan agar aset publik tetap terjaga fungsinya dalam jangka panjang.
"Jembatan tidak hanya dibangun, tetapi juga harus dipelihara. Di beberapa titik, seperti di Sarolangun, banyak infrastruktur rusak akibat tergerus aliran sungai karena kurangnya pemeliharaan. Kondisi serupa juga terjadi di Kerinci dan Merangin yang cukup memprihatinkan," ujar Danrem, Kamis (7/5/2026).
Selain masalah fisik, Danrem menggarisbawahi peran vital awak media dalam menjaga kondusivitas daerah. Sinergi antara TNI dan media dianggap kunci agar informasi yang sampai ke publik tetap berimbang dan tidak menimbulkan keresahan.
Pihak Korem 042/Gapu menyatakan kesiapannya untuk menjadi narasumber yang kredibel guna mendukung kerja jurnalistik. Danrem menegaskan bahwa setiap informasi harus disampaikan dalam koridor kepentingan bangsa dan negara.
"Kami berharap berita yang disampaikan betul-betul berdasarkan fakta, tanpa ada niat menyerang perorangan atau kelompok tertentu. Mari kita bersama-sama menjaga situasi ini," tegasnya.
Lebih lanjut, Danrem berharap hubungan antara TNI dan media didasari oleh rasa saling percaya. Komunikasi yang dibangun diharapkan tidak hanya bersifat formal, tetapi juga informal guna melahirkan ide-ide positif bagi kemajuan Jambi.
Penekanan ini bertujuan agar arus informasi yang beredar di masyarakat tetap konstruktif, sehingga pembangunan di Jambi dapat berjalan selaras dengan keamanan dan ketertiban masyarakat. "Selain itu tugas kita saat ini mengenai Koperasi Desa Merah Putih target tahun ini 1585 dan bulan insyaAllah bulan juli ini sudah mencapat 594," tugasnya.
Selanjutnya kedepan juga ada tugas dalam pembangunan jembatan, pengerasan jalan, rehab sekolah, rumah tidak layak huni (RTLH) dan membuat sumur bor ke wilayah yang kesulitan untuk mendapatkan air bersih."Belum lagi nanti ada cetak sewah, namanya kita prajurit siap mendukung program pemerintah, kita siapkan 25 jam tidak adanya waktu libur," pungkasnya.(afm)
Bupati Anwar Sadat Sambut dan Apresiasi Kunjungan Menkes RI ke RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal
Dorong Daya Saing Daerah, Abun Yani Sampaikan Ranperda Inisiatif Fasilitasi HKI Jambi
Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Yamin: Kami Terbuka pada Masukan, Anggota Salah Akan Ditindak Tegas
Duka di Balik Wafatnya Dokter Magang di Jambi : Menkes Janji Tak Boleh Ada Lagi Nyawa yang Gugur
Penilaian Kompetensi Pejabat Manajerial Kanwil Kemenkum Jambi Selesai
Gubernur Al Haris Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Tanjab Barat


Kejati Jambi dan Angkasa Pura II Teken PKS, Perkuat Kepatuhan dan Pendampingan Hukum


