JAMBERITA.COM - Mereka bukan pemadam kebakaran. Sehari-hari, mereka justru berada di garis depan memberikan pelayanan dan merawat pasien. Namun, Jumat (2/10), para Nakes RSUD Raden Mattaher Jambi harus berganti peran. Dengan perlengkapan keselamatan, mereka turun langsung menghadapi “kobaran api” dalam simulasi bencana kebakaran di Gedung Graha Utama.
Simulasi berlangsung di Poli Eksekutif Graha Utama lantai dasar. Kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel sekaligus mengurangi risiko korban jiwa dan kerugian aset apabila terjadi keadaan darurat.
Yang membuat simulasi ini menarik, sosok yang tampil menghadapi situasi kebakaran bukanlah petugas pemadam kebakaran, melainkan para nakes rumah sakit. Mereka berlatih menghadapi keadaan darurat, merespons potensi kebakaran dan memastikan keselamatan menjadi prioritas utama.
Potret aksi para nakes tersebut kemudian diunggah melalui akun resmi @rsud_raden_mattaher_jambi. Bagi mereka, menghadapi keadaan darurat bukan sekadar soal memadamkan api. Ada tanggung jawab yang jauh lebih besar, yakni memastikan pasien yang berada di dalam rumah sakit tetap aman.
Karu Gedung Graha Ria bahkan menggambarkan kesiapan tersebut dengan candaan yang membuat suasana latihan terasa lebih ringan. “Bukan pemadam kebakaran, Tim Nakes RSUD Raden Mattaher siap menaklukkan api. Api saja ditaklukan, apa lagi pasien, wkwkwk," ungkapnya Minggu (4/10).
Kalimat sederhana itu sekaligus menggambarkan posisi nakes sebagai salah satu garda terdepan di rumah sakit. Jika api adalah ancaman yang harus ditaklukkan, maka keselamatan pasien adalah alasan utama mereka harus selalu siap.
Sebab ketika keadaan darurat benar-benar terjadi, pasien tidak hanya membutuhkan dokter dan perawat untuk memberikan tindakan medis. Mereka juga membutuhkan tenaga kesehatan yang mampu tetap sigap, tenang dan tahu apa yang harus dilakukan.
Simulasi ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan bencana di rumah sakit bukan sekadar prosedur di atas kertas. Di balik seragam tenaga kesehatan, ada kemampuan lain yang harus dipersiapkan: menyelamatkan, melindungi dan memastikan pasien tetap aman dalam situasi paling genting sekalipun.(afm)
UNJA Borong Juara Bawa di Ajang Nasional, Bawa Nama Jambi ke Panggung Kewirausahaan Indonesia
Pemprov Jambi Perpanjang Pemutihan : Tunggakan PKB Cukup Bayar 1 Tahun!
Gandeng LAN : Gubernur Al Haris Sebut Pemprov Jambi Fokus Cetak Aparatur Berkualitas hingga Desa
Kemenkum Jambi Ikuti 'Pasti Ada Solusi' Episode 19, Bahas Pendaftaran Notaris - Kewarganegaraan
ISPU Muaro Jambi - Tebo Tembus Diatas 300 : Kategori Berbahaya
Pemprov Jambi Perpanjang Pemutihan : Tunggakan PKB Cukup Bayar 1 Tahun!



