JAMBERITA.COM - Menjelang 10 hari jelang pemungutan suara, cuaca di Jambi ssulit diprediksi. Kadang bisa saja panas terik dan bahkan bisa hujan lebat dengan badai dengan intensitas tinggi.
Padahal, banyak sekali Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ditempatkan di luar. Dengan kondisi ini pastinya akan menimbulkan masalah. Belum lagi TPS tersebut yang rawan akan banjir dikarenakan curah hujan yang tinggi.
Pimpinan Bawaslu Provinsi Jambi, Fahrul Rozi, mengatakan, ketika ada kejadian yang tidak terduga seperti bencana alam ataupun konflik, proses pemilihan dan pemungutan suara bisa dihentikan dan ditunda. Proses penghentian dan penundaan ini bisa dilakukan bahkan hingga hari berikutnya. "Karena ini juga amanat undang-undang, serta tidak bisa juga dipaksakan proses pemungutan dan penghitungan jika ada kejadian seperti itu," katanya.
Ia mengatakan, proses penghentian ini berbeda dengan.Pemungutan Suara Ulang (PSU). Karena pada kondisinya berbeda dengan kejadian bencana. "Harapan kita nanti tidak ada kejadian seperti itu pada 17 April nanti," ujar pria yang disapa Paul ini.
Yang jelas, pihaknya sudah ingatkan kepada teman-teman KPU untuk.memastikan semua TPS dalam posisi yang aman. Termasuk juga dari bencana alam yang bisa saja terjadi kapanpun.(am)
Bawaslu Batanghari Sebut Daerah Ini Rawan, Apalagi Pernah Ada Penggelembungan Suara
Iin Inawati Caleg DPR RI dari PPP ini Disambut Antusias di Desa Danau Kecamatan Nalo Tantan
Kehadiran Tiga Putri Pak Harto Sempurnakan Suasana Kampanye Akbar Prabowo-Sandi
Sapa Relawan di Tabir Raya, Iin Inawati: Tetap Semangat Kawal Kemenangan 17 April 2019
Ihsan Yunus: Pemilihan Umum Serentak Adalah Tes Pengamalan Pancasila
Ratusan Warga Renah Alai Padati PN Bangko, Tegaskan Solidaritas Adat Bukan Intervensi Hukum



