JAMBERITA.COM - Sebanyak 1.512 personel dan tim gabungan penanganan Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Provinsi Jambi terus disiagakan terutama di titik panas yang tersebar.
Dansatgas Karhutla sekaligus Danrem 042/Gapu Kol Arh Elphis Rudy mengatakan untuk hari ini tidak ada api. Sekalipun ada titik hotspot itu sudah dilakukan pendinginan.
"Hari ini bisa kita lihat tidak ada, ada beberapa tadi pagi, itu sudah kita dinginkan semoga kedepan tetap tidak ada hotspot," ungkapnya di Makorem Selasa (13/8/2019).
Sejauh ini terhitung dari Januari hingga Agustus 2019 ini, sebut Danrem, jumlah lahan yang terbakar itu sebanyak 350 heaktar. Titik terbanyak itu masih terdapat di Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi akan tetapi sudah pendinginan.
"Masih Muaro Jambi sekitar 40 heaktar, tapi sudah bisa dipadamkan sekarang upaya pendinginan oleh tim satgas," terangnya.
Danrem menyampaikan, ribuan personel serta tim gabungan Karhutla dalam melakukan pemadaman itu juga terus melakukan patroli dan upaya sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membakar hutan dan lahan terlebih disaat musim kemarau ini.
"Sekarang sudah ada 3 orang tersangka, untuk itu masyarakat jangan membakar hutan, masyarakat harus merubah mindset, karena bisa ditindak secara hukum," pungkasnya.(afm)
Tender Proyek di PUPR Provinsi Jambi Harus Diulang, Karena Tak Penuhi Syarat
Ganja Seberat 259 Kg dan 3 Orang Pelaku Diringkus Polda Jambi
Tak Hanya Penyembilihan Hewan Kurban, Insan Madani-BNI Syariah Gelar Kegiatan Bersama Siswa
SAH Harap Selain Kualitas, Kampus Lahirkan Orang Terdidik Yang Peka Kemanusiaan
Pemprov Jambi Berlakukan Aturan Dua Tahun Tak Bayar Pajak Kendaraan Dianggap Bodong


Pasca Serangan Siber, Sekda Sudirman Resmi Ditetapkan Jadi Komisaris Bank 9 Jambi



