Lindungi Masyarakat, SAH Minta Uji Klinis Vaksin Covid Dilakukan Bertahap



Rabu, 05 Agustus 2020 - 06:58:33 WIB



JAMBERITA.COM- Anggota DPR RI yang membidangi Kesehatan Sutan Adil Hendra (SAH) meminta pemerintah untuk berhati - hati dalam melakukan uji klinis vaksin COVID-19 dari China di Indonesia.

Hal ini menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI itu penting guna menjamin keamanan dan efektifitas vaksin.

"Saya minta pemerintah berhati-hati ketika melakukan uji klinis vaksin COVID-19 terhadap warga negara," ungkapnya di sela - sela pembagian daging kurban di Kantor DPD Gerindra Jambi Sabtu (1/8/2020) kemarin. 

Menurut Anggota DPR yang sukses membawa program beasiswa PIP ke Jambi itu, uji klinis harus dilaksanakan dalam tiga tahap, tahap I yaitu untuk mengetahui apakah vaksin tersebut aman, serta untuk menentukan dosisnya. Tahap II, untuk menentukan efikasi vaksin atau apakah vaksin tersebut efektif. Tahap II juga untuk memastikan bahwa efek sampingnya tidak berbahaya.

Khusus tahap III, perlu dilakukan di wilayah dengan kasus infeksi yang masih tinggi. Sehingga, relawan yang divaksinasi masih memiliki kemungkinan yang tinggi untuk terpapar virusnya secara alami, ungkapnya.

Di sisi lain, SAH bicara soal alasan perusahaan asal China, Sinovac Biotec Ltd melakukan uji klinis vaksin CoronaVac di Indonesia. Dia menilai hal itu terjadi lantaran jumlah kasus di China sudah menurun.

"Uji klinis tahap III saat ini sulit dilakukan di China, karena kasus positif terinfeksi virusnya rendah. Di Amerika Serikat sendiri dengan kasus infeksi COVID-19 yang masih tinggi juga akan dilakukan uji klinis tahap III, terutama untuk vaksin yang dikembangkan di AS atau yang bekerja sama dengan perusahaan di AS, jadi kita berpikir positif saja dalam hal ini," tandasnya. (*/sm)

 





Artikel Rekomendasi