JAMBERITA.COM - Kampanye kandidat pasangan calon yang maju pada pilkada serentak 2020 dipastikan sudah berakhir kemarin. Hari ini, Minggu (6/12/2020) sudah masuk masa tenang yang dinyatakan tidak ada lagi proses kampanye dilakukan.
Pimpinan Bawaslu Provinsi Jambi Fahrul Rozi mengatakan, pihaknya ingatkan kepada seluruh masyarakat maupun tim untuk tidak lagi melakukan kampanye didalam masa tenang hingg 8 Desember. Hal ini dikarenakan akan ada sanksi berat yang akan dikenakan jika hal tersebut dilakukan.
"Pasal 187 Ayat 1 Undang-Undang 10 Tahun 2016 menyatakan dengan jelas bahwa sanksi mereka yang melakukan kampanye pada masa tenang akan dipidana dengan kurungan penjara minimal 3 bulan," katanya.
Ia menyebutkan, hal ini juga termasuk perlakuan di media sosial. Meskipun lewat akun pribadi, tetap tidak diperbolehkan melakukan kampanye. Karena memang sanksi pidana sangat jelas menjerat mereka yang melakukan ini.
"Jika ada masyarakat yang mengetahui hal itu agar dapat melaporkan kepada kami dugaan pelanggaran yang dilakukan tersebut," tandasnya. (am)
Tok! Gubernur Al Haris Resmi Lantik 5 Pejabat Eselon II Hasil Lelang Malam Ini
Tausiyah Jumat, SAH Ingatkan Janji Allah tentang Keberkahan Negeri yang Penduduknya Beriman,Bertakwa
Terkuak! Awal Pengadaan Bahan Kimia Perumda Tirta Mayang Jambi Sejak 2020 Sebelum Terdakwa Menjabat
Teriakan We Wo Win Menggema Sambut Al Haris-Sani Usai Debat Pilgub Jambi
CE-Ratu Tak Biarkan Sejengkal Tanah Jambi tak Berpotensi: Coblos Nomor 1
Tok! Gubernur Al Haris Resmi Lantik 5 Pejabat Eselon II Hasil Lelang Malam Ini
