Hindari Sombong



Senin, 03 Januari 2022 - 14:31:50 WIB



Oleh: Abdul Jamil Al Rasyid*

 

 

 

Menghindari adalah suatu sikap yang mana sikap tersebut menyingkir dari suatu hal. Menyingkir dalam artian tidak ikut serta lagi misalnya dalam peperangan, suatu perkumpulan dan masalah. Menghindar adalah suatu sikap yang mana orang itu diakibatkan mungkin karena rasa malas atau mengelak serta menjauhkan diri dari suatu masalah misalnya. Orang yang sering menghindar bukan berarti orang itu memiliki rasa takut yang begitu dalam melainkan orang itu tidak mau mencari alasan serta masalah yang akan menimpa dirinya. Karena orang yang bijaksana akan menyelamatkan badannya dalam suatu masalah.

Sombong adalah suatu sikap yang mana sikap itu merasa kita lebih hebat dari orang lain, lebih kaya dari orang lain, lebih pintar dari orang lain. Sombong tentunya kita menceritakan bahwa kita itu tidak pernah salah, selalu ingin diatas orang lain. Orang yang sombong biasanya adalah orang yang tidak pernah mengerti tentang bagaimana caranya untuk merendah dan juga bagaimana caranya untuk tidak jatuh. Siapa yang sombong biasanya akan menerima suatu hal yang tidak dia duga sama sekali.

Ketika kita sombong terhadap suatu hal yang kita miliki. Biasanya lambat laun hal tersebut bisa saja hilang dalam diri kita. Katalanlah uang misalnya ketika kita kaya, boleh kita sombong tetapi ketika kekayaan tersebut hilang, maka orang tersebut tidak akan sombong karena kekayaan yang dia miliki telah hilang. Sombong tentunya ada dalam setiap diri seseorang tetapi tentu ada bedanya ada orang yang sombong dia mengeluarkan kesombongannya dari gaya bicara nya dan juga ada yang sombong dia diam tetapi didalam hatinya bahwa dia sombong. Kedua hal tersebut berbeda karena suatu kesombongan yang diluar atau didalam akan bisa mendapat jatah sendiri-sendirinya.

Kesombongan tentu saja bisa menghancurkan kita, karena orang sombong akan hancur dengan sendirinya. Ketika kita sombong terhadap suatu hal yang kita miliki, kita pamerkan terhadap orang lain. Dan juga kita hina orang lain dengan kepandaian kita maka hal tersebut sudah mencerminkam tanda-tanda kehancuran yang akan melanda diri kita. Dari pengamatan penulis banyak orang yang sombong hancur dengan sendiri nya karena sombong adalah salah satu sifat yang dibenci oleh orang banyak. Orang tentu tidak terlalu suka dengan orang yang sombong dalam suatu kehidupan.

Kesombongan biasanya berasal dari tabiat seseorang dan juga keturunan seseorang. Orang yang memiliki keturunan yang sombong maka dia juga akan sombong. Sebaliknya orang yang tidak memiliki keturunan yang tidak sombong maka dia juga tidak sombong. Ketika hal itu bisa saja kita rubah. Kita bisa menempatkan diri kita apakah kita perlu sombong atau tidak. Sombong sudah menjadi cirikhas masing-masing orang. Karena dengan kesombongan secara lahir membuat orang tersebut dibenci oleh orang lain. Karena kebencian itu orang tidak bisa berteman dengan orang lain itu.

Lawan dari sifat sombong itu adalah rendah diri. Orang yang bisa merendahkan dirinya di hadapan orang lain, maka itu adalah salah satu cara untuk menghindari sifat sombong. Sangat jarang orang bisa merendahkan harga dirinya terhadap orang lain karena harga diri dalam kehidupan adalah suatu hal yang mulia bagi diri seseorang. Tapi bagi penulis harga diri bukanlah yang menentukan kehidupan kita karena orang yang merendah itu biasanya akan banyak mendapat ilmu serta pengalaman. Orang yang bisa merendah di hadapan orang lain, tidak padang siapa dirinya, berapa umurnya. Maka orang itu sudah satu langkah lebih baik dari orang lain.

Rendah diri tentunya tidak bisa dilakukan oleh semua orang karena bagi orang yang sombong rendah diri itu ibarat sampah. Karena orang sombong pasti tidak mau untuk merendahkan dirinya apalagi di hadapan orang yang dicap menjadi lawannya. Jangan pernah kita mencap orang lain sebagai lawan kita. Karena kita hidup diatas dunia bukan untuk mencari lawan, pamer harta dan lainnya. Kita hidup hanya untuk mencari ridho dari tuhan kita. Bilamana kita hidup diatas dunia hanya untuk kesombongan siap-siap saja diri kita hancur kedepannya.

Untuk itu hindari rasa sombong dalam diri kita. Orang yang sombong diluar maupun didalam maka orang itu adalah salah satu contoh orang yang tidak patut ditiru dalam kehidupan. Begitu juga orang yang sombong terhadap harta, pangkat, dan lainnya maka suatu saat dia akan jatuh dengan sendirinya. Kita manusia ketika kita hidup maka kita harus siap menerima tekanan, dari tekanan tersebut kita bisa belajar bagaimana kita menghargai orang lain dan tidak sombong serta merendahkan diri kita. Maka hindari sikap sombong dalam kehidupan kita karena sikap sombong bisa saja menghancurkan diri kita sendiri.(*)

 

 

Penulis adalah: Mahasiswa Sastra Minangkabau FIB Unand angkatan 2019 berdomisili di Padang Pariaman Sumatera Barat Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas Patamuan Tandikek*



Artikel Rekomendasi