JAMBERITA.COM- Selama Bulan Ramadan 1444 Hijriah Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jambi terus melakukan pengawasan terhadap takjil dan makanan yang beredar di kalangan masyarakat.
Kepala BPOM Provinsi Jambi Alex Sander mengatakan sejak 13 Maret lalu pihaknya sudah melaksanakan kegiatan secara enam tahap dengan jumlah total 38 sarana distribusi.
"Dari 38 sarana tersebut, kita menemukan ada dua kategori yang memenuhi ketentuan 32 dan tidak memenuhi ketentuan 6," katanya saat dikonfirmasi. Selasa (4/4/23).
Namun terkait pemeriksaan sampel buka puasa seperti takjil dirinya menyebutkan bahwa mereka sudah mengumpul sebanyak 185 sampel dari beberapa pasar bedug yang ada di Kota Jambi.
"Alhamdulillah dari 185 sampel ini tidak ada satupun yang mengandung bahan berbahaya atau masih memenuhi syarat," tambahnya.
Ditegaskan olehnya bahwa selama bulan Ramadan pihaknya, BPOM Provinsi Jambi tetap bergerak membantu dan memantau situasi dilapangan.
Alex juga menghimbau kepada masyarakat yang mungkin didaerahnya memiliki pasar bedug yang belum tercover sama pihaknya untuk segera melapor.
"Silakan lapor ke BPOM dan kita akan menindaklanjuti langsung," tegasnya. (Tna)
Persiapan Ops Ketupat 2023 Polda Jambi Dimulai, Berikut Penjelasannya
5 Aksesoris Resmi New Honda ADV 160, Bikin Tampil Makin Keren dan Gagah
Kapolri Kirim Surat Lagi ke KPK, Tugaskan Brigjen Endar Priantoro Jadi Direktur Penyelidikan
Tampung Aspirasi Masyarakat, Ivan Janji Akan Monitor Perbaikan Jalan
Dibawah Hangatnya Matahari, Ivan Wirata Tinjau Jalan Provinsi Yang Rusak di Buluran Kota Jambi
Al Haris Ingatkan OPD Pemprov Jambi Jangan Terlena Atas Predikat WTP 14 Kali Berturut



