Suku Anak Dalam dan Warisan Jambi Bersatu di Festival Raden Hamzah



Minggu, 28 Juni 2026 - 11:51:30 WIB



Foto : Suasana Festival.
Foto : Suasana Festival.

JAMBERITA.COM - Yayasan Raden Hamzah Putra Pangeran Ojoet sukses menggelar Festival Raden Hamzah bertajuk "Rimba yang Bersuara" di Gedung RRI Jambi, Sabtu (27/6/2026). Acara ini menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali jejak perjuangan pahlawan lokal sekaligus memperkuat komitmen pelestarian budaya dan lingkungan hidup di Provinsi Jambi.

Festival ini merupakan ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, akademisi, budayawan, hingga masyarakat adat. Fokus utamanya adalah menjaga sejarah perjuangan Raden Hamzah melawan penjajahan Belanda, sekaligus melindungi ruang hidup dan tradisi masyarakat Suku Anak Dalam (SAD).

Rangkaian acara yang puncaknya digelar kemarin malam tersebut, menghadirkan Ritual Seiyo Sekato. Ritual ini menjadi simbol ikatan kuat antara Keluarga Raden Hamzah dan Suku Anak Dalam se-Provinsi Jambi dalam menjaga tanah leluhur. Sebagai bentuk penghormatan, para Temenggung SAD mengenakan kain kulit kayu terap dan membacakan janji setia untuk menjaga adat serta kelestarian hutan rimba.

"Festival ini bukan hanya penghormatan terhadap masa lalu, melainkan momentum kolektif untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya dan lingkungan bagi generasi mendatang," tulis panitia dalam keterangan resminya.

Selain diskusi dan seminar yang menghasilkan rekomendasi perlindungan wilayah adat, malam puncak juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni tradisi SAD, seperti Tari Elang dan Tari Besale. Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Kebudayaan RI, Gubernur Jambi, serta para tokoh kesultanan dan akademisi.(afm)





Artikel Rekomendasi