SAH Tegaskan Komitmen Dukung Percepatan Hilirisasi Pertanian Nasional



Minggu, 28 Juni 2026 - 14:41:21 WIB



JAMBERITA.COM– Ketua DPD HKTI Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, M.M. (SAH) yang juga menjabat sebagai Komisaris Independen PTPN I (Persero), menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan hilirisasi pertanian nasional dengan menghadiri Rapat Koordinasi Finalisasi Rancangan Instruksi Presiden (Inpres) tentang Percepatan Hilirisasi Komoditas Pertanian Strategis dan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Penugasan Khusus kepada BUMN Pangan bersama Menteri Pertanian di kediaman Menteri Pertanian, Jakarta, Jumat (26/6/2026) pukul 06.00 WIB.

Kehadiran SAH dalam forum strategis tersebut mencerminkan dukungan terhadap arah kebijakan pemerintah dalam membangun sektor pertanian yang lebih modern, berdaya saing, dan mampu menciptakan nilai tambah bagi komoditas unggulan nasional.

Menurut tokoh yang dikenal luas sebagai bapak beasiswa Jambi ini, hilirisasi merupakan strategi penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengembangan industri pengolahan berbasis komoditas pertanian, sehingga petani tidak lagi hanya menjual hasil panen dalam bentuk bahan mentah.

"Hilirisasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah, memperluas lapangan kerja, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan daya saing produk pertanian Indonesia di pasar global. HKTI siap menjadi mitra pemerintah dalam mengawal implementasi kebijakan ini hingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani," ujarnya.

SAH menilai Rancangan Inpres tersebut akan menjadi landasan kuat dalam mempercepat integrasi antara sektor produksi, pengolahan, distribusi, hingga pemasaran komoditas pertanian strategis. Sementara itu, penugasan khusus kepada BUMN Pangan diharapkan mampu memperkuat ekosistem agribisnis nasional melalui kemitraan yang lebih erat dengan petani.

Sebagai Komisaris Independen PTPN I (Persero), SAH juga menegaskan pentingnya peran BUMN dalam mendukung transformasi sektor pertanian melalui investasi, inovasi teknologi, penguatan rantai pasok, serta pengembangan industri hilir berbasis potensi daerah.

Ia menambahkan bahwa Provinsi Jambi memiliki berbagai komoditas unggulan seperti kelapa sawit, karet, kopi, pinang, kelapa, dan hortikultura yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui kebijakan hilirisasi sehingga mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi bagi masyarakat.

"Sinergi antara pemerintah, BUMN, organisasi petani, dunia usaha, dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan hilirisasi. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, modern, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia," tegas SAH.

Ia berharap finalisasi Rancangan Inpres tentang Percepatan Hilirisasi Komoditas Pertanian Strategis dan SKB tentang Penugasan Khusus kepada BUMN Pangan segera ditetapkan sebagai dasar percepatan pembangunan sektor pertanian nasional yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.(*)





Artikel Rekomendasi