Rektor UNJA dan Menbud Fadli Zon Bahas Ekonomi Budaya



Selasa, 04 Agustus 2026 - 23:24:42 WIB



JAMBERITA.COM - Universitas Jambi (UNJA) menegaskan komitmennya untuk mendukung pemajuan kebudayaan nasional berbasis kearifan lokal. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Rektor UNJA, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., saat membuka Kuliah Umum bertajuk “Pemajuan Kebudayaan dalam Perspektif Ekonomi Budaya” yang menghadirkan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. (Hon.) Dr. Fadli Zon, M.Sc., di Auditorium Graha Singadekane, Kampus UNJA Telanaipura, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan yang digagas Pascasarjana UNJA ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Menteri Kebudayaan di Provinsi Jambi, termasuk agenda Peresmian Museum Sriwijaya Dharmakirti di Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi.

Dalam sambutannya, Rektor UNJA Prof. Helmi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran Menteri Kebudayaan di kampus UNJA. Ia menekankan bahwa civitas akademika memiliki tanggung jawab moral dan akademis dalam menjaga serta mentransformasikan nilai-nilai budaya lokal kepada generasi muda.

"Universitas memiliki peran strategis dalam menjaga, mengembangkan, dan mentransformasikan nilai-nilai budaya melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Kehadiran Bapak Menteri Kebudayaan di UNJA menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkontribusi dalam pemajuan kebudayaan Indonesia yang berakar pada kearifan lokal namun mampu menjawab tantangan global," ujar Rektor UNJA Prof. Helmi.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan Kementerian Kebudayaan RI akan menjadi akselerator penting bagi UNJA dalam melahirkan riset-riset kebudayaan yang berdampak pada penguatan ekonomi masyarakat Jambi.

Sebagai narasumber utama, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon memaparkan pentingnya memandang kebudayaan bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan potensi ekonomi kreatif yang bernilai tambah tinggi. Ia juga menyoroti keberadaan KCBN Muaro Jambi sebagai aset sejarah unggulan yang harus dikelola bersama.

"Kebudayaan bukan hanya warisan yang dijaga, tetapi modal besar untuk membangun masa depan bangsa. Apabila dikelola secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan kampus seperti UNJA, kebudayaan mampu menjadi sumber inovasi dan menggerakkan ekonomi masyarakat," papar Fadli Zon.

Acara penutupan kuliah umum yang dihadiri oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., jajaran Wakil Rektor, Dekan, serta ratusan mahasiswa Pascasarjana UNJA ini berlangsung sangat interaktif. Melalui momentum ini, kepemimpinan Rektor UNJA terus memposisikan Universitas Jambi sebagai pusat unggulan (center of excellence) riset kebudayaan dan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan karakter serta ekonomi berbasis budaya di Indonesia.(afm)





Artikel Rekomendasi