JAMBERITA.COM - Badan Pemeriksaan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jambi angkat bicara soal viralnya video dugaan Permen Jelly Stik yang mengakibatkan konsumen keracunan bahkan meninggal dunia.
Kepala Seksi (Kasi) Sertifikasi dan Pelayanan Konsumen Badan Pemeriksaan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jambi, Sartoni, mengatakan masih meneliti kejadian tersebut dan kejadian itu bukan pertama kalinya.
"Sesuai koordinasi dengan BPOM pusat bahwa barang bukti sedang dalam penelitian," ungkapnya saat ditemui awak media, Kamis (4/10/2018).
Dia mengatakan, sampel barang bukti sudah ada, dan pihaknya selalu berkomunikasi tapi belum ada hasilnya."Barangkali nanti kalau sudah ada hasilnya bisa kita infokan," terangnya.
Sementara untuk di Wilayah Provinsi Jambi sendiri, BPOM telah menurunkan tim,namun belum ada laporan. Sartoni berharap masyarakat dapat membantu dengan memberikan laporan bila ditemukan barang serupa.
"Bila ada informasi nanti akan kita telusuri, sampai saat ini belum ada laporan tapi sudah melakukan sidak di Merangin," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya sempat sempat beredar diberbagai Medsos mengenai permen jelly tersebut. Bahkan akun gosip Lambe Turah juga telah memposting gambar dan keterangan mengenai korban permen yang dikemas menarik tersebut.(afm)
Ini Rincian Belanja Langsung APBD Perubahan TA 2018 di Setiap OPD Pemprov Jambi
Dosen Akuntansi Unja Berikan Pelatihan Peningkatan Akuntabilitas Pengelolaan BHP di Dua Sekolah Ini
Peserta Khafilah MTQ Jambi Resmi Dilepas, Pimpinan: Tak Capai Target, Semua Harus Berenang
Ratusan Pengunjung Antusias Saksikan Pembukaan Festival dan Karnaval Angso Duo


Bantah Klarifikasi DK, WJ Angkat Bicara : Ungkap Dua Kejadian Berbeda, di Waktu yang Sama

