Terapkan Prokes, Bupati Pimpin Apel Siaga Bencana di Pelabuhan LLASDAP Kualatungkal



Senin, 02 November 2020 - 17:22:43 WIB



JAMBERITA.COM- Bupati Tanjung Jabung Barat, Safrial pimpin Apel Konsolidasi Siaga Bencana di Pelabuhan LLASDP Kualatungkal, Senin (2/11/20). Apel yang digelar di Pelabuhan ini dilaksanakan sesuai standar protokol kesehatan (Prokes). Dengan menggunakan masker dan tetap jaga jarak.

Apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh komponen petugas siaga bencana Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang terdiri dari jajaran Polres Tanjung Jabung Barat, didukung oleh kekuatan TNI, dan Pemkab Tanjung Jabung Barat, serta Tim Basarnas dan Tim dari Manggala Agni.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan berdasarkan data dari BMKG hingga akhir tahun 2020 ini akan terjadi peningkatan curah hujan yang dapat menimbulkan bencana. Termasuk wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

"Berdasarkan analisis perkiraan cuaca yang dilakukan oleh BMKG pada bulan Oktober sampai akhir tahun 2020 ini akan terjadi peningkatan intensitas curah hujan akibat fenomena alam La Nina hampir di seluruh Wilayah Indonesia termasuk Tanjab Barat. Dampak dari fenomena alam ini bisa berupa bencana hidrometeorologi antara lain banjir, banjir badang, tanah longsor, angin puting beliung, gempa bumi dan tsunami," ujarnya.

Bupati juga menyampaikan pemetaan lokasi yang tergolong rawan bencana di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat antara lain,
Wilayah Kecamatan Tungkal Ilir dengan daerah rawan bencana banjir rob dan kebakaran rumah.

Selanjutnya, Wilayah Kecamatan Betara dengan daerah rawan bencana karthula dan sebagian kecil bencana banjir dan Wilayah Kecamatan Pengabuan dan Senyerang dengan daerah rawan bencana tanah longsor dan angin puting beliung serta bencana karthula, serta wilayah Kecamatan Merlung dan kecamatan-kecamatan lainnya di wilayah Ulu merupakan daerah dengan rawan bencana karthula dan sebagian kecil bencana banjir.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan beberapa pokok Rencana Aksk khususnya kepada seluruh petugas dan personil yang terlibat langsung dalam kesiapsiagaan bencana tahun 2020 ini, yakni mengadakan pemetaan lokasi rawan bencana, sehingga aman memudahkan kita dalam penempatan personil dan penentuan cara bertindak.

Kemdian melatih kemampuan pribadi yang bermanfaat untuk pertolongan terhadap korban bencana, serta latih kemampuan dalam penggunaan peralatan, persiapkan perlatan semaksimal mungkin untuk kesiapsiagaan, bila ada kejadian bencana dan tanggap darurat, maka siap untuk di operasionalkan

Selanjutnya, mempersiapkan aktifitas posko siaga bencana di daerah yang menjadi langganan bencana, sehingga memudahkan untuk pergerakan dan mengadakan patroli gabungan di wilayah rawan bencana, secara sineegis dan saling mengisi untuk memantau situasi dengan menjalin sinergitas dan kebersamaan.

"Kita laksanakan tugas ini dengan penuh ikhlas, jaga kesehatan, dan dengan tetap tidak mengabaikan protokol kesehatan selama pandemi ini masih berlangsung dan selalu berdoa semoga Allah swt tidak menurunkan segala bentuk bencana di wilayah kita ini," kata Bupati Tanjan Barat, Safrial, Senin (2/11/20).

Diharapkan Bupati dengan apel ini bisa terwujud sinergitas yang baik antara pemerintah daerah dan TNI/Polri, serta instansi dan komponen masyarakat yang terlibat langsung dalam penanggulangan berbagai bentuk bencana yang di mungkinkan akan terjadi di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada akhir tahun 2020 ini.

Seperti diketahui, fenomenan La Nina yang terjadi di Samudera Pasifik diprediksi akan mengakibatkan peningkatan curah hujan yang lebih tinggi dari biasanya. Setiap daerah diminta siaga dan menyiapkan mitigasi antisipasi terjadinya bencana alam.

Turut hadir dalam apel Kapolres, Para Kepala OPD, Kepala Basarnas dan para Perwira TNI dan Polri. (Henky)




Tagar:

# TANJABBARAT

Artikel Rekomendasi