Mengenal Jenis Tanaman Hias yang Menjadi Hobi Baru Masyarakat Masa Pandemi



Senin, 15 Februari 2021 - 08:44:06 WIB



Oleh: Roni Apriadi

Benar jika dikatakan bahwa pandemi akibat covid-19 mampu meningkatkan pola pikir kreativitas masyarakat. Dengan adanya aturan untuk tetap berdiam diri di rumah tidak berarti masyarakat harus selalu rebahan. Justru aturan ini mampu membuat hobi-hobi mejadi tersalurkan. Sebut saja hobi yang saat ini sedang populer dan berkembang di masyarakat adalah hobi menanam tanaman hias.

Tanaman hias bonsai adalah salah satu tanaman hias yang saat ini sedang digemari oleh masyarakat. Bonsai adalah jenis tanaman atau pohon yang dikerdilkan di dalam pot dangkal yang tujuan nya untuk membuat miniatur dari bentuk asli tanaman atau pohon yang sebenarnya sudah tua yang berada di alam bebas.

Jenis bercocok tanam dengan teknik mengkerdilkan tanaman ini lebih akrab dengan teknik bercocok tanam dari Jepang. Namun ternyata teknik mengkerdilkan tanaman ini berasal dari China. Di China sendiri teknik ini dikenal dengan sebutan teknik penjing, yang kemudian teknik ini tersebar ke berbagai belahan dunia.

Tanaman hias bonsai sendiri memiliki banyak jenis nya. Namun, terdapat satu jenis tanaman bonsai yang mudah untuk didapatkan dan ditanam, yaitu jenis bonsai kelapa. Jenis bonsai kelapa inilah yang sedang menjadi trend di masyarakat dan jenis bonsai kelapa ini juga yang sangat mudah dikembangkan di Indonesia. Bonsai kelapa sendiri dilakukan dengan mengkerdilkan kelapa.

Jenis kelapa yang digunakan dalam membuat bonsai kelapa pun tidak sembarangan. Jenis kelapa yang banyak digunakan adalah “jenis kelapa gading merah, kelapa gading susu, dan kelapa albino. Tiga jenis kelapa ini menjadi tiga jenis kelapa yang sering digunakan dalam membuat bonsai kelapa.

Dikutip dari ruparupa.com, bahwa ketiga jenis kelapa itu sendiri memiliki karakteristik nya masing-masing. Kelapa gading merah memiliki karakteristik warna merah kekuning-kuningan. Berbeda dengan kelapa gading susu yang memiliki karakteristik warna putih seperti susu. Sedangkan kelapa gading albino sesuai dengan namanya yaitu memiliki karakteristik cenderung putih bahkan jauh lebih putih dari kelapa gading susu.

Oleh karena itu, dalam proses pembuatan bonsai kelapa sangatlah diperhatikan oleh jenis kelapa yang digunakan dan media tanam yang digunakan. Pilihlah bibit yang terbaik untuk membuat bonsai kelapa sehingga tingkat keberhasilan juga semakin besar. Media tanam juga harus diperhatikan dan disesuaikan dengan ukuran bonsai yang akan ditanam.

Proses perawatan juga menjadi faktor utama agar bonsai kelapa bisa bertahan lama. Dengan memberikan asupan air yang cukup setiap hari nya, minimal satu kali penyiraman dalam sehari dan pemberian pupuk secara teratur. Pada musim kemarau proses penyiraman harus lebih sering, bisa dengan dua kali dalam sehari yaitu, pagi dan sore hari.

“Hal unik yang dimiliki dari tanaman bonsai kelapa ini adalah tunas kelapa yang tak kunjung besar, batang kelapa, batok kelapa, hingga akar dari tamanam bonsai”. Dari keunikan-keunikan yang dimiliki tanaman hias bonsai inilah yang membuat masyarakat banyak melirik tanaman ini untuk sekedar dijadikan tanaman hias atau pun untuk dijadikan sebuah hobi di masa pandemi.

Bahkan di Jambi, tepatnya di Kabupaten Batanghari terdapat sebuah komunitas bonsai kelapa Batanghari. Dimana anggota dalam komunitas tersebut merupakan masyarakat dan para pemuda yang menyukai tanaman hias bonsai kelapa. Seluruh anggota dari komunitas bonsai kelapa Batanghari ini bergabung dalam sebuah grup facebook “Bonsai Kelapa Batanghari (BKB)”.

“Hal unik dari tanaman bonsai kelapa ini juga terdapat pada batok kelapa yang dapat dibuat berbagai bentuk yang indah, seperti bentuk wajah atau kura-kura” tutup salah satu pencinta bonsai kelapa. Bonsai kelapa bisa dijadikan hobi yang bermanfaat di rumah dan jika dapat dikembangkan maka bonsai kelapa juga dapat menambah penghasilan selama pandemi.

 

Penulis adalah: Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Jambi



Artikel Rekomendasi