JAMBERITA.COM- Anggota DPR RI Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM menyoroti pelaksanaan investasi dana pekerja oleh BPJS Ketenagakerjaan perlu dilakukan dengan prinsip kehati - hatian.
Bahkan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI ini menyoroti kurang terbukanya BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek terkait investasi yang dilakukan di pasar saham.
"Semestinya BPJS Ketenagakerjaan melakukan publikasi ke mana dana investasinya dialokasikan? Untuk saham apa saja?, " ungkap legislator yang dijuluki Bapak Beasiswa Jambi tersebut saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan BPJS ketenagakerjaan (15/11) kemarin.
Terkait saham atau investasi BPJamsostek, SAH menegaskan manajemen BPJamsostek tidak boleh menutupi langkah atau pengelolaan investasi yang dilakukan.
Seperti diketahui, BPK merekomendasikan BPJamsostek agar melepas kepemilikan saham di sejumlah perusahaan. Rekomendasi ini diberikan sebab BPK menilai tata kelola investasi BPJamsostek belum sepenuhnya memadai. Sehingga dikhawatirkan BPJamsostek justru akan menanggung kerugian besar.
Secara rinci BPK merekomendasikan agar BP Jamsostek melakukan take profit atau cut loss saham yang tidak ditransaksikan antara lain saham Salim Ivomas Pratama (SIMP), Karakatau Steel (KRAS), Garuda Indonesia (GIAA), Astra Agro Lestari (AALI), London Sumatera Indosia (LSIP), dan Indo Tambangraya Megah (ITMG).(*/sm)
SAH Sebut Tingkat Kepuasan terhadap Prabowo Cerminan Keberhasilan Pemerintahan
Prabowo Prioritaskan Pertanian, SAH Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Raksasa Pangan Dunia
SAH Kawal Percepatan Tol Betung–Tempino–Jambi, Wujud Dukungan PTPN I terhadap Program Prioritas Pres
BWSS VI Jambi Gelar Webinar Pemanfaatan Informasi Geospasial Dalam Analisis Banjir
Heboh Ditangkap di Pengadilan, AV Ternyata Terpidana Penggelapan Pajak BBM
Gubernur Al Haris Ikut Raker Bersama Komisi II DPR RI - Mendagri, Ini yang Dibahas!


