JAMBERITA.COM - Pasangan calon walikota dan wakil walikota Jambi 2018, Abdullah Sani-Kemas Alfarizi dan Sy Fasha-Maulana kembali akan adu argementasi terkait visi dan misi jika terpilih dalam Pilwako 27 Juni mendatang.
KPU Kota Jambi sendiri menjadwalkan debat publik tahap kedua Jumat (20/4/2018) di Abadi Convention Center (ACC).
Dalam debat kali ini, KPU mengangkat tema Ekonomi, Kesenjangan Sosial dan Penataan Kawasan Perkotaan.
Calon Walikota Petahana Syarif mengaku tidak ada persiapan khusus menjelang debat Jumat malam. Ini karena tema yang diangkat ini adalah pekerjaan yang sudah dilakukannya 4 tahun sebagai Walikota Jambi. "Tidak ada persiapan khusus, apa yang jadi pertanyaan panelisme rupakan apa yang kami laksanakan selama 4 tahun ini," kata Fasha.
Ia juga mengatakan jika tema debat tentang Ekonomi, Kesenjangan Sosial dan Penataan Kawasan Perkotaan, semuanya sudah ada dalam visi misi kami pasangan Fasha-Maulana. "Tidak ada masalah, karena sudah ada di visi misi kami," sebutnya.
Apakah ada pertanyaan khusus yang sudah disiapkan? “Tidak ada. Nanti pertanyaan dari jawaban yang disampaikan oleh pasangan nomor satu,” kata Fasha.
Sementara itu, Calon wakil walikota Jambi mendampingi Abdullah Sani, Kemas Alfarizi mengaku tidak ada persiapan khusus, namun dirinya siap menghadapi debat tahap dua jumat malam.
Menurutnya, saat ini hampir tidak ada waktu mempersiapkan diri untuk acara debat karena padatnya agenda undangan dari masyarakat.
Biasanya untuk menyerap aspirasi, Ia meluangkan waktu berdiskusi dengan tokoh masyarakat dan juga tokoh politik di Jambi. "Ya kita sering berdiskusi dengan semua, baik tokoh masyarakat maupun tokoh politik terkait Kota Jambi," ujarnya, belum lama ini.(sm)
Mantan Napi Korupsi Terancam Tak Bisa Nyaleg, Sanusi: Kita Tunggu Aturan Finalnya
DPT Kota Jambi 348.203 Orang, Wein: Semua yang Diminta Panwaslu Sudah Kita AKomodir
Tanggapi TPS Bertambah Pemilih Berkurang, Fachrul Rozi: Sepertinya Ada Kesalahan Disini
Pleno DPT, Tim Sani-Izi Pertanyakan Soal TPS Bertambah, Pemilih Berkurang
Kritik KPU di Pleno DPT, Panwas: Haram Hukumnya Ketika Orang Punya Hak Pilih Tapi Tak Diakomodir
Pencairan Anggaran Panwas Kerinci Tersendat, KOPI PEDE: Stop Ego Sektoral, Wujudkan Pemilu Beradab
Pangkas Birokrasi, RSUD Raden Mattaher Siapkan Layanan Uronefro Terpadu Pasien Gagal Ginjal



