Perpustakaan Masa Depan



Sabtu, 10 November 2018 - 16:54:32 WIB



Almira Nabila
Almira Nabila

Oleh: Almira Nabila*

Sebuah tanda tanya besar menghantui keberadaan perpustakaan di masa yang akan datang. Apakah perpustakaan secara fisik akan tetap ada pada 10-20 yang akan datang? Lalu bagaimana bentuk perpustakaan pada masa mendatang? Pertanyaan itu kerap menjadi perbincangan dikalangan pustakawan dan praktisi perpustakaan.

Tak bisa dipungkiri bahwa perkembangan teknologi informasi telah membawa dampak yang luar biasa bagi kehidupan manusia. Salah satunya dalam dunia pendidikan.

Menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai perpustakaan pada saat ini memang menjadi sebuah pertanyaan besar di dunia pendidikan. Seperti telah disebutkan bahwa perpustakaan telah ada sejak adanya kebudayaan manusia dan telah mengalami berbagai perubahan. Perkembangan selalu berubah dan berkembang seiring dengan kehidupan manusia.

Perpustakaan merupakan sumber informasi dan pengetahuan, keberadaannya tidak hanya mengumpulkan pengetahuan, namun bisa juga sebagai informasi yang bisa dimanfaaatkan oleh seluruh masyarakat.

Di lihat dari keseharian pengunjung atau siswa ke perpustakaan, tak banyak siswa yang memanfaatkan fasilitas yang ada dalam perpustakaan. Sungguh ironi, perpustakaan sekarang hanya 30 persen pengunjung dari 5000 mahasiswa, yang menyebabkan perpustakaan saat ini sepi dan juga mahasiswa lebih memilih menggunakan gawai untuk mendapatkan informasi.

Perpustakaan umum biasanya didanai oleh lembaga/instansi yang berbeda sesuai induk perpustakaan. Di masa depan, instansi induk perpustakaan umum dapat menggabungkan diri dan membuat perpustakaan yang lebih besar dan lebih luas pelayanannya.

Perpustakaan saat ini atau yang biasa disebut dengan perpustakaan umum ini merupakan perpustakaan yang menyediakan berbagai buku dalam bentuk penyusunan dalam rak dan buku-buku yang disusun secara rapi berdasarkan jenisnya sehingga siswa bisa mencari lebih mudah.

Berbeda halnya dengan perpustakaan di masa depan bukan lagi hanya tempat untuk meminjam dan mengembalikan buku, tetapi sebuah perpustakaan yang menjadi tempat masyarakat untuk melakukan interaksi sosial. Interaksi yang dimaksud adalah diskusi, workshop, pertemuan komunitas, pengembangan kreatifitas, dan lain-lain.

Perpustakaan masa depan adalah perpustakaan yang dapat memenuhi segala kebutuhan informasi dari seluruh lapisan masyarakat dengan latar belakang pendidikan, usia, pekerjaan, ras, gender dan minat yang berbeda.

Adapun bentuk buku-buku yang ada tidak lagi berupa buku melainkan file yang dapat diakses dimana pun dan kapan pun sehingga siswa lebih mudah dalam mengakses.

Memahami fungsi dan manfaat perpustakaan dalam pengumpulan dan penyebarluasan pengetahuan dan informasi, menimbulkan keyakinan akan keberadaan perpustakaan masa mendatang.

Kehidupan masyarakat modern tidak bisa terlepas dari teknologi, oleh karena itulah perpustakaan dalam memenuhi tuntutan pengguna dalam mendapatkan informasi secara cepat, tepat, dan mudah perlu membangun suatu instrumen yang berbasis teknologi. Salah satu bentuknya adalah membangun perpustakaan digital.

Menjawab pertanyaan mengenai perpustakaan masa depan telah di jelaskan pada buku "Portal to The Past and to The Future: Libraries in Germany", karya Jurgen Seefeldt dan Ludger Syre menjelaskan dalam salah satu babnya, bahwa keberadaan perpustakaan akan tetap abadi.

Bentuk perpustakaan umum akan mengalami adaptasi sesuai dengan perkembangan dunia.(*)

 

*Penulis adalah Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi



Artikel Rekomendasi